Zhang Linghe dan Tian Xiwei tengah menghadapi backlash online terkait drama Zhu Yu.
- Minggu, 15 Maret 2026 - 19:02 WIB
WowKeren - Drama sejarah Zhu Yu kini tengah menarik perhatian besar di dunia maya seiring dengan perkembangan plot yang semakin dramatis. Menurut laporan dari platform berita Tencent, QQ, serial ini berhasil meraih lebih dari 90 juta penonton setiap harinya berkat alur cerita yang intens, sinematografi yang memukau, dan karakter yang beragam.
Drama ini dibintangi oleh aktor muda berbakat Zhang Linghe dan Tian Xiwei, serta beberapa pemeran pendukung seperti Kong Xueer dan Deng Kai. Untuk mempromosikan serial ini, para pemeran utama gencar menghadiri acara pers dan terlibat dalam kampanye promosi. Zhang Linghe dan Tian Xiwei bahkan merekam video bertema pernikahan bersama, menampilkan diri mereka sebagai pasangan romantis untuk menarik perhatian penonton.
Dari segi visual, keduanya sering dipuji karena penampilan mereka. Baik Zhang Linghe yang memiliki tinggi sekitar 1,9 meter dan Tian Xiwei yang setinggi 1,68 meter, perbedaan tinggi dan visual mereka membuat banyak penggemar menggambarkan mereka seperti karakter yang “baru saja keluar dari komik”.
Namun, meski upaya promosi ini dilakukan, banyak penonton yang tidak memberikan respons positif. Sebagian besar kritik datang dari kontroversi sebelumnya terkait urutan billing, yang merupakan isu sensitif dalam industri hiburan China yang menentukan bagaimana nama aktor dicantumkan dalam proyek.
Sebelum syuting dimulai, Zhang Linghe dan Tian Xiwei dikabarkan terlibat sengketa mengenai posisi billing mereka yang berlangsung selama berbulan-bulan. Saat upacara pembukaan drama, kedua aktor tersebut bahkan tetap mengenakan masker dan menghindari berfoto bersama. Hingga syuting selesai, keduanya dilaporkan belum juga membagikan foto resmi sebagai rekan bintang.
Karena sejarah ini, beberapa penonton berpendapat bahwa interaksi ramah mereka saat ini hanyalah bagian dari kampanye promosi drama, bukan cerminan hubungan yang tulus. Di media sosial, banyak netizen berkomentar bahwa para aktor tampak “dekat hanya untuk pekerjaan”.
Drama itu sendiri juga tidak luput dari kritik di luar hubungan para pemerannya. Beberapa penonton menuduh tim produksi menciptakan buzz yang tidak alami dan pencapaian yang dilebih-lebihkan untuk meningkatkan popularitas drama. Menurut kritik di dunia maya, beberapa topik promosi diduga membandingkan Zhu Yu dengan serial lain seperti The Knockout dan Sunshine by My Side, mengklaim hasil yang lebih baik meskipun tanpa bukti yang memadai.
Tuduhan ini memicu anggapan bahwa angka penonton atau metrik publikasi acara mungkin telah dibesar-besarkan, meskipun tidak ada konfirmasi resmi yang diberikan.
Menambah kontroversi, Zhang Linghe baru-baru ini mendapat kritik atas komentar yang dianggap tidak pantas oleh banyak penonton. Dalam sebuah kegiatan promosi di mana para aktor diminta untuk menggambar potret satu sama lain, Tian Xiwei menggambar gambarnya. Saat merespons gambar tersebut, Zhang Linghe bercanda bahwa dia terlihat seolah-olah “lahir di Asia Tenggara.” Meskipun ia mungkin bermaksud mengatakan bahwa gambar tersebut membuatnya tampak berbeda dari dirinya sendiri, banyak penonton merasa komentar tersebut menyiratkan bahwa ciri-ciri Asia Tenggara tidak menarik. Komentar ini segera memicu backlash di dunia maya, mendorong aktor tersebut untuk meminta maaf.
Sementara itu, Tian Xiwei juga menghadapi kontroversi masa lalu yang muncul kembali. Beberapa netizen mengingat rumor lama yang menyebutkan bahwa ia pernah mencoba menggantikan Li Landi dalam drama Love When the Stars Fall. Menurut cerita yang beredar, Tian Xiwei diduga mendekati produser saat Li Landi sementara meninggalkan lokasi syuting untuk sebuah acara. Tuduhan ini merusak citra publiknya pada saat itu, terutama setelah kritik menyatakan bahwa ia tidak mengakui kesalahan.
Dengan berbagai kontroversi yang melanda kedua bintang ini, banyak pengamat percaya bahwa pasangan utama Zhu Yu telah menjadi salah satu pasangan layar yang paling banyak dibicarakan dalam diskusi hiburan China saat ini. Meskipun drama ini terus menarik jumlah penonton yang tinggi, perdebatan yang berlangsung di media sosial menunjukkan bahwa popularitasnya disertai dengan gelombang kritik yang tidak kalah kuat.
(wk/timw)