Sebuah insiden menyedihkan terjadi dalam keluarga Kim Sae Ron menjelang pemutaran film posthumousnya.
- Kamis, 19 Maret 2026 - 00:34 WIB
WowKeren - Dalam sebuah perkembangan yang mengejutkan, anggota keluarga almarhum Kim Sae Ron dilaporkan mencoba bunuh diri hanya beberapa hari sebelum pemutaran film posthumousnya, "Before We Knew". Peristiwa ini terjadi menjelang tayangnya film tersebut pada 14 Maret 2026 di CGV Cheongdam Cine City.
Menurut laporan dari Newdaily, keluarga awalnya berencana untuk menghadiri pemutaran khusus film tersebut. Namun, dalam waktu dekat sebelum acara berlangsung, terungkap bahwa salah satu anggota keluarga mengalami krisis mental yang serius dan mencoba mengakhiri hidupnya di rumah.
Seorang kenalan dekat keluarga Kim Sae Ron mengungkapkan rasa duka dan mengatakan, "Keluarga hanya memiliki satu harapan: agar Kim Soo Hyun mengakui fakta-fakta yang ada dan memberikan permohonan maaf yang tulus kepada almarhum." Pernyataan ini menunjukkan betapa beratnya beban emosional yang mereka hadapi setelah kehilangan.
Kenalan tersebut juga mengkritik strategi hukum yang diambil oleh pihak Kim Soo Hyun. "Tim hukum Kim Soo Hyun menyebabkan rasa sakit yang tak terperbaiki dengan mengklaim bahwa keluarga menyebarkan informasi palsu dengan bukti yang dipalsukan," tambahnya. "Kami mendesak mereka untuk segera berhenti menyalahkan dan menghina keluarga yang berduka ini."
Kim Sae Ron meninggal dunia pada 16 Februari 2025, dalam usia 25 tahun. Bulan berikutnya, keluarganya mengklaim bahwa ia menjalin hubungan dengan Kim Soo Hyun selama lima tahun, dimulai pada tahun 2016, ketika Kim Sae Ron masih di bawah umur. Namun, tim hukum Kim Soo Hyun secara konsisten membantah klaim tersebut, menegaskan bahwa hubungan itu hanya terjadi antara 2019 dan 2020 setelah Kim Sae Ron mencapai usia dewasa.
Perdebatan ini kini telah berkembang menjadi pertarungan hukum yang besar. Kim Soo Hyun menggugat keluarga Kim Sae Ron sebesar 12 miliar won (sekitar 8 juta dolar AS), sementara keluarga mengajukan gugatan balik atas pencemaran nama baik dan pelanggaran Undang-Undang Kesejahteraan Anak. Pertarungan hukum antara kedua pihak ini masih berlangsung hingga saat ini.
Di tengah semua drama ini, para penggemar juga disarankan untuk menonton drama K-pop yang sedang populer di Amasian TV secara gratis.
(wk/timw)