BTS akan tampil dalam konser gratis di Seoul dengan pengamanan yang ketat untuk mencegah kerumunan.
- Sabtu, 21 Maret 2026 - 13:32 WIB
WowKeren - Hari ini, Sabtu (21/3), BTS akan menggelar konser gratis di Gwanghwamun Square, Seoul, setelah merilis album terbaru mereka, Arirang, pada Jumat (20/3). Konser bertajuk BTS THE COMEBACK LIVE | ARIRANG ini diperkirakan akan menarik sekitar 260.000 pengunjung, termasuk 22.000 pemegang tiket, menjadikannya acara budaya terbesar di lokasi tersebut sejak Piala Dunia 2002 dan 2006.
Menjelang konser, Gwanghwamun Square telah berada di bawah pengamanan yang sangat ketat dengan lebih dari 10.000 personel keamanan yang disiagakan. Menurut laporan Korea Herald, sekitar 6.700 petugas polisi akan dikerahkan sepanjang hari konser yang dimulai pukul 20.00 WIB. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan jumlah petugas yang biasanya ditugaskan untuk Festival Kembang Api Yeouido yang diadakan setiap tahun dan menarik sekitar 1 juta pengunjung.
Dari total 10.000 personel keamanan, 3.400 di antaranya berasal dari Pemerintah Metropolitan Seoul dan Markas Besar Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Seoul, sementara 4.800 staf dari HYBE juga akan terlibat. Selain itu, 102 truk pemadam kebakaran dan 803 petugas pemadam kebakaran akan disiapkan, termasuk 20 ambulans yang ditempatkan di dekat lokasi konser.
Pihak berwenang juga telah menerapkan langkah-langkah antiterorisme, mengingat acara ini akan dihadiri oleh penggemar dari seluruh dunia. Pemerintah kota Seoul menaikkan tingkat kewaspadaan teror dari 'perhatian' menjadi 'waspada' di beberapa bagian distrik Jongno-gu dan Jung-gu dari Kamis (19/3) hingga hari ini. Sistem kewaspadaan teror di Korea Selatan memiliki empat tingkat, yaitu perhatian, waspada, siaga, dan parah.
Untuk memastikan keamanan, detektor logam akan dipasang di 31 gerbang masuk lokasi konser sejak pukul 7 pagi. Polisi akan melakukan patroli rutin dan memeriksa barang-barang pengunjung yang mencurigakan. Keamanan juga diperketat di stasiun kereta bawah tanah terdekat, dan loker penyimpanan di 17 stasiun di seluruh Seoul, termasuk Jonggak, Balai Kota, dan Euljiro 1 ga, dinonaktifkan sejak pukul 5.00 hingga Minggu (22/3) pukul 1.00 KST sebagai langkah pencegahan terhadap kemungkinan aktivitas teroris.
Selain itu, penutupan akses jalan juga diberlakukan untuk mendukung pengaturan lalu lintas. Sebagian jalan sepanjang 1,2 kilometer dari ujung utara alun-alun akan ditutup untuk kendaraan mulai Jumat (20/3) pukul 21.00 hingga Minggu (22/3) pukul 6.00. Beberapa stasiun kereta bawah tanah juga akan sulit diakses pada hari konser, dengan kereta api tidak berhenti di stasiun Gwanghwamun, Balai Kota, dan Gyeongbokgung dari pukul 15.00 hingga 22.00.
Pemerintah kota juga telah menyiapkan fasilitas kenyamanan dan medis dengan memasang 2.551 toilet portabel di sekitar lokasi konser. Staf pendukung bahasa asing dan penerjemah akan tersedia untuk membantu penggemar dari berbagai negara. Klinik medis sementara juga akan didirikan untuk menangani keadaan darurat, beroperasi dari pukul 14.00 hingga 23.00 di dekat patung Raja Sejong dan Laksamana Yi Sun-sin, serta di Balai Urbanisme dan Arsitektur Seoul.
Dengan semua persiapan yang dilakukan, konser ini diharapkan berjalan lancar dan memberikan pengalaman tak terlupakan bagi para penggemar BTS yang telah menantikan kembalinya grup ini setelah hampir empat tahun hiatus.
(wk/timw)