Kontroversi Pelantikan Roberto De Zerbi Sebagai Pelatih Tottenham Hotspur
Instagram/Roberto De Zerbi/Instagram
Selebriti

Tottenham Hotspur resmi menunjuk Roberto De Zerbi sebagai pelatih baru, tetapi kontroversi mengemuka.

WowKeren - Tottenham Hotspur baru saja mengumumkan pelantikan Roberto De Zerbi sebagai pelatih baru mereka dengan kontrak lima tahun. Meskipun klub berharap De Zerbi dapat membawa perubahan positif di tengah krisis, kemarahan para penggemar terkait masa lalu kontroversialnya mencuat ke permukaan.

Pelantikan De Zerbi diumumkan pada 1 April 2026, menggantikan Igor Tudor yang hanya mencatatkan satu hasil imbang dan empat kekalahan dalam lima pertandingan terakhir. Tottenham saat ini terjebak di zona degradasi Premier League, hanya satu poin di atas West Ham United, yang membuat keputusan ini semakin mendesak.

De Zerbi, yang sebelumnya dikenal dengan gaya permainan menyerang saat melatih Brighton & Hove Albion, menyatakan, "Saya sangat senang bergabung dengan salah satu klub sepak bola terbesar dan paling bergengsi di dunia." Namun, dukungan ini tidak serta merta diterima dengan baik oleh para pendukung Tottenham.

Tottenham Hotspur Supporters Trust (THST) mengungkapkan keberatan mereka terhadap pelantikan De Zerbi, merujuk pada pernyataannya yang mendukung Mason Greenwood saat kontroversi hukum melibatkan sang pemain muncul. Greenwood, yang pernah dituduh melakukan kekerasan terhadap mantan pacarnya, tidak mendapatkan sanksi hukum karena perkara tersebut dihentikan setelah saksi kunci mencabut kesaksiannya.

THST menegaskan, "Pernyataan De Zerbi tentang Greenwood menunjukkan kurangnya pemahaman terhadap nilai-nilai klub dan keputusan ini bertentangan dengan prinsip 'bersama-sama' yang selalu kami junjung." Komentar ini menunjukkan bahwa kekhawatiran lebih besar dari sekadar hasil di lapangan; etika dan moralitas pelatih juga menjadi sorotan utama.


Reaksi dari penggemar pun tidak kalah keras, dengan banyak yang merasa khawatir bahwa keputusan ini merusak identitas klub. THST menambahkan bahwa kontrak lima tahun ini menciptakan rasa tidak nyaman dan ketidakpastian di kalangan penggemar mengenai arah klub ke depan.

Media di Inggris juga menunjukkan penolakan terhadap keputusan ini, dengan menyebutkan bahwa Manchester United tidak melanjutkan kerja sama dengan Greenwood setelah kontroversi tersebut. THST menyatakan, "Pernyataan De Zerbi adalah tidak perlu dan sembrono. Jika isu ini tidak diselesaikan, hal itu dapat berdampak negatif pada nilai klub."

Di sisi lain, Tottenham Hotspur tampaknya menyadari reaksi ini. Menurut laporan dari Sky Sports, dewan klub telah mempertimbangkan isu ini sebelum memutuskan untuk melanjutkan pelantikan De Zerbi. Meskipun demikian, keputusan ini menunjukkan bahwa klub terjebak antara hasil di lapangan dan opini publik yang semakin kritis.

De Zerbi dijadwalkan akan menghadapi wartawan pada konferensi pers pertamanya sebagai pelatih Tottenham, yang diperkirakan akan dipenuhi dengan pertanyaan mengenai kontroversi tersebut. Bagaimana De Zerbi menjawab tantangan ini akan menjadi kunci bagi masa depannya di klub.

Saat ini, Tottenham Hotspur harus berjuang di sisa tujuh pertandingan untuk menghindari degradasi. Jika mereka gagal, kritik terhadap De Zerbi akan semakin meningkat. Namun, jika tim berhasil meraih hasil positif, maka protes dari penggemar mungkin akan mereda.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait