Pinkan Mambo mengungkapkan pendapatan dari ngamen mencapai Rp26 juta dalam sehari.
- Kamis, 02 April 2026 - 17:02 WIB
WowKeren - Pinkan Mambo, penyanyi dan entertainer, kini meraih pundi-pundi rupiah dari kegiatan ngamen di pinggir jalan. Dalam sehari, ia bisa mendapatkan saweran hingga Rp26 juta, sebuah pencapaian yang cukup mengesankan bagi seorang biduan keliling.
Usaha Pinkan untuk mendapatkan uang ini terbilang unik. Setelah sebelumnya mencoba peruntungan dengan berjualan donat, kini ia memilih untuk bernyanyi dan menari di kawasan Sepatan, Tangerang. Dalam sesi wawancara, ia menjelaskan, "Ya kita kan sama saja kayak dangdut keliling ya. Kan dia pakai rok mini, terus menor, terus bawa gerobak dangdut, ya itu aku," ungkapnya.
Selama beraksi, Pinkan tidak hanya menyanyi dan menari. Ia juga terlibat dalam berbagai aspek lain dari pertunjukannya, seperti marketing dan promosi. Bahkan, ia menjadi disjoki untuk penampilannya sendiri, menunjukkan dedikasi dan kreativitasnya dalam dunia hiburan.
Hasil ngamen yang diperolehnya tidaklah konstan, namun cukup memuaskan. "Hari ini sudah Rp 26 juta. Dari jam 11.30 sampai jam 3 sore," kata Pinkan. Ia menjelaskan bahwa pendapatan tersebut bisa bervariasi tergantung pada saweran yang diterimanya. "Kadang sudah nyanyi sampai gempor juga cuma dapat Rp2 juta. Tapi kalau sudah Rp2 juta, sejuta tuh sudah nangis lumayan sih," tambahnya.
Pinkan Mambo telah menjalani aktivitas ngamen ini sejak Februari 2026 dan sering kali viral di media sosial berkat aksi-aksinya. Ia juga mengungkapkan bahwa selama ngamen, ia belum pernah mendapatkan teguran, hanya saran mengenai waktu yang tepat untuk tampil.
Sebelum terjun ke dunia ngamen, Pinkan lebih banyak berinteraksi dengan penggemar melalui live streaming di media sosial seperti TikTok, di mana ia juga menerima saweran dari penontonnya. Setiap hari, ia mengaku bisa mengumpulkan uang yang cukup banyak dari aktivitas tersebut.
Motivasi Pinkan untuk berjuang di dunia hiburan ini sangat jelas. Ia melakukan semua ini untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, termasuk untuk membeli pampers dan susu bayi. Pinkan juga pernah mengungkapkan bahwa ia membutuhkan biaya besar untuk pengobatan anaknya, Luke, yang didiagnosis dengan lemah otot jantung dan sempat dirawat di Singapura dengan biaya yang tidak sedikit.
(wk/timw)