Pangeran William Hubungi Andrew Setelah Diusir Istana Terkait Skandal
Instagram/Pangeran William/Instagram
Selebriti

Pangeran William menghubungi pamannya, Andrew, setelah ia diusir dari Istana.

WowKeren - Pangeran William baru-baru ini dilaporkan menghubungi pamannya, Andrew Mountbatten-Windsor, setelah Andrew diusir dari Istana akibat keterlibatannya dalam skandal Jeffrey Epstein. Pengusiran ini juga mengakibatkan pencabutan gelar kerajaannya. Dalam buku terbaru penulis Robert Hardman, berjudul 'Elizabeth II: In Private. In Public. The Inside Story', disebutkan bahwa William menghubungi Andrew untuk menyampaikan 'simpati'.

Tindakan Pangeran William ini dianggap mengharukan, karena Andrew merasa hanya sedikit orang yang tetap menjalin komunikasi dengannya di saat-saat sulit tersebut. Page Six melaporkan bahwa mereka telah mencoba menghubungi Istana Kensington untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut, namun tidak mendapatkan tanggapan resmi.

Meski demikian, informasi yang beredar sebelumnya pada Februari 2026 menyebutkan bahwa Pangeran William adalah pihak yang meminta kepada mendiang neneknya dan ayahnya, Raja Charles III, untuk mengusir Andrew dari keluarga kerajaan pada tahun 2019. Permintaan tersebut dipicu oleh wawancara Andrew dengan BBC Newsnight, di mana ia membela hubungannya dengan Epstein. Dalam wawancara itu, William merasa bahwa penjelasan pamannya sangat tidak memadai dan mencerminkan kurangnya pengakuan terhadap trauma para korban.


Penulis kerajaan Russell Myers mengungkapkan, 'William benar-benar bersikeras setelah melihat wawancara itu dan penjelasan buruk yang diberikan Andrew tentang persahabatannya dengan pelaku kejahatan seksual.' Myers menambahkan bahwa William secara tegas menyatakan kepada keluarganya, 'Dia harus diusir. Andrew harus disingkirkan dari keluarga kerajaan, baik di depan publik maupun secara pribadi.'

Andrew Mountbatten-Windsor, yang kini berusia 66 tahun, sebelumnya ditangkap pada hari ulang tahunnya pada Februari 2026 karena keterlibatannya dengan Jeffrey Epstein. Situasi hukum Andrew semakin memburuk dengan tuduhan baru yang terkait pelanggaran dalam jabatan publik, di mana ia dituduh membocorkan dokumen perdagangan rahasia Inggris kepada Epstein saat menjabat sebagai utusan perdagangan resmi. Jika terbukti bersalah, Andrew terancam hukuman penjara seumur hidup.

Putri Beatrice dan Putri Eugenie, kedua putri Andrew, dilaporkan merasa sangat malu dengan skandal yang melibatkan ayah mereka. Keduanya bahkan telah mundur dari jabatan di berbagai organisasi dan berencana untuk meninggalkan Inggris karena dampak dari skandal ini.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait