Daniel Radcliffe berbagi pandangan tentang film Harry Potter favorit dan yang paling tidak disukainya.
- Senin, 20 April 2026 - 12:02 WIB
WowKeren - Aktor Daniel Radcliffe baru-baru ini berbagi cerita menarik tentang hubungannya dengan film Harry Potter yang membesarkan namanya. Dalam wawancara di podcast Happy Sad Confused, ia mengungkapkan bahwa ia jarang menonton ulang film-film tersebut belakangan ini, meskipun film pertama, Harry Potter and the Sorcerer's Stone, menjadi awal karirnya yang cemerlang sejak 2001.
Radcliffe mengaku bahwa perasaannya terhadap penampilannya sendiri dalam film-film tersebut terus berubah seiring waktu. Ia menyatakan, “Waktu umur 18, saya merasa cringe saat menonton film-film awal. Sekarang justru film awal terasa manis, tapi saya malah merasa cringe melihat diri saya saat usia 18 atau 19.” Ia menambahkan bahwa pandangannya mungkin akan terus berubah seiring bertambahnya usia.
Ketika ditanya tentang film Harry Potter favoritnya, Radcliffe memulai dengan membandingkan dua film awal, yaitu Harry Potter and the Sorcerer's Stone dan Harry Potter and the Chamber of Secrets. Ia mengaku lebih menyukai film kedua, “Saya pilih Chamber of Secrets karena saya suka Basilisk,” ujarnya, merujuk pada makhluk ular raksasa yang muncul di Hogwarts.
Radcliffe juga menyatakan lebih menikmati Harry Potter and the Goblet of Fire dibandingkan Harry Potter and [m=the Prisoner of Azkaban], yang sering dianggap sebagai favorit penggemar. “Saya tahu banyak orang ingin saya memilih Azkaban. Tapi saya sangat menikmati apa yang saya lakukan di film keempat. Jadi saya pilih Goblet of Fire,” ungkapnya.
Ketika ditanya mengenai film terbaik menurutnya, Radcliffe tanpa ragu menyebut Harry Potter and the Deathly Hallows – Part 2 sebagai favorit utamanya. Pilihan ini wajar, mengingat film tersebut menjadi penutup emosional dari seluruh saga Harry Potter.
Namun, ia juga jujur mengungkapkan film yang paling tidak disukainya, yaitu Harry Potter and the Half-Blood Prince. “Half-Blood Prince mungkin yang paling bawah bagi saya. Dan itu karena penampilan saya sendiri, bukan filmnya,” jelasnya. Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun film tersebut memiliki banyak penggemar, Radcliffe tetap memiliki penilaian pribadi terhadap karyanya sendiri.
(wk/timw)