Noah Wyle mengungkapkan perkembangan karakter Dr Robby di The Pitt Season 3 yang semakin gelap.
- Kamis, 23 April 2026 - 03:31 WIB
WowKeren - Noah Wyle memberikan bocoran menarik tentang apa yang akan dialami oleh karakter Dr. Michael 'Robby' Robinavitch dalam serial The Pitt Season 3 yang akan tayang tahun depan. Menurut Wyle, perasaan kelam yang dialami Robby di Season 2 bukanlah titik terendahnya. Bahkan, ia mengisyaratkan bahwa keadaan Dr. Robby bisa jadi akan semakin memburuk, terutama setelah karakter tersebut sempat mempertimbangkan untuk mengakhiri hidupnya.
"Yah, saya pikir kita akan mengetahui seperti apa titik terendah itu tahun depan," ungkap Noah Wyle dalam sebuah wawancara. "Saya ingin berpikir bahwa kita semua terlibat secara kolektif dalam perjalanan kesehatan mental selama lima hingga enam tahun yang membawa karakter dari keadaan yang benar-benar hancur ke keadaan yang sehat. Mudah-mudahan, kita akan sampai di sana bersama-sama," tambahnya.
Dalam Season 2, Dr. Robby mengalami guncangan kesehatan mental yang parah akibat dari trauma masa lalu yang diceritakan pada Season 1. Kondisi psikologisnya semakin memburuk seiring dengan berjalannya waktu, dan ia bahkan merencanakan untuk mengakhiri hidupnya saat cuti. Namun, di akhir musim, Dr. Robby tampak ragu dengan rencana kelamnya setelah menyadari bahwa ia sangat dibutuhkan oleh rekan-rekannya di The Pitt.
Wyle menjelaskan bahwa Dr. Robby memang berencana untuk pergi dan melakukan evaluasi serius terhadap dirinya sendiri, tetapi ia juga menyadari bahwa hal tersebut sulit untuk dilakukan. "Saya pikir apa yang akan dia temukan adalah bahwa dia sudah lama tidak menjadi dirinya sendiri, dan jika dia menyadari perilakunya sendiri, dia tidak akan merasa bangga pada dirinya sendiri," kata Wyle, yang juga berperan sebagai produser dalam serial tersebut.
Lebih lanjut, Wyle menambahkan, "Tetapi saya rasa dia tidak merasa bangga pada dirinya sendiri bahkan saat dia menunjukkan perilaku itu. Banyak dari itu adalah proyeksi terhadap perasaan yang tidak ingin dia rasakan. Sulit untuk melihat kelemahan pada orang lain ketika Anda tidak ingin melihatnya pada diri sendiri."
Konflik antara Dr. Robby dan Dr. Samira Mohan yang diperankan oleh Supriya Ganesh juga menjadi sorotan di Season 2. Wyle mengungkapkan bahwa sikap keras Dr. Robby terhadap Samira didasarkan pada kepedulian dan rasa sayangnya sebagai senior terhadap juniornya. "Robby membenci kenyataan bahwa Samira gagal mencapai potensinya sendiri dan menyabotase kemajuannya sendiri. Sikapnya mungkin tidak pantas dan tidak profesional, tetapi itu didasarkan pada keinginan agar Samira melihat dirinya sendiri seperti yang dilihat Robby, yaitu jauh lebih berbakat dan penuh potensi," ujarnya.
The Pitt adalah serial drama medis yang mengisahkan perjuangan staf di departemen gawat darurat Pittsburgh Trauma Medical Center. Setiap musimnya, serial ini mengikuti kesulitan yang dihadapi para staf selama satu shift kerja yang berlangsung selama 15 jam. Mereka berjuang melawan berbagai kasus medis yang datang dan harus menghadapi masalah kekurangan staf, kekurangan dana, serta krisis pribadi yang masing-masing dari mereka alami. Setiap episode berdurasi satu jam menggambarkan satu jam kerja dari lini masa cerita.
The Pitt telah meraih berbagai penghargaan, termasuk lima piala di Emmy Awards 2025 dan Golden Globe 2026 untuk kategori Best Television Series. Serial ini juga berhasil masuk dalam daftar sepuluh program televisi terbaik 2025 versi American Film Institute.
Masalah kesehatan mental, terutama depresi, adalah isu yang serius. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami pikiran untuk bunuh diri atau krisis emosional, disarankan untuk mencari bantuan profesional. Layanan Hotline Gratis Pencegahan Bunuh Diri Kementerian Kesehatan dan RS Marzoeki Mahdi dapat dihubungi melalui www.healing119.id, atau melalui telepon di nomor 119 extension 8, serta WhatsApp yang langsung terhubung di situs tersebut. Semua keluh kesah akan didengar dengan tulus dan privasi terjaga.
(wk/timw)