Dan Reed mengungkapkan kritik terhadap biopik Michael Jackson yang mengabaikan kontroversi.
- Jumat, 24 April 2026 - 15:33 WIB
WowKeren - Sutradara dokumenter terkenal, Dan Reed, yang dikenal melalui film Leaving Neverland, kembali menarik perhatian publik dengan kritiknya terhadap industri hiburan yang dianggap mengabaikan kontroversi lama seputar Michael Jackson. Dalam wawancara terbaru, Reed menyatakan bahwa Hollywood dan masyarakat kini cenderung tidak mempermasalahkan tuduhan pelecehan seksual yang menghantui King of Pop sejak tahun 1990-an. Ia berpendapat bahwa isu ini sempat mendapatkan perhatian kembali setelah perilisan Leaving Neverland pada tahun 2019.
Film dokumenter yang tayang di HBO tersebut menampilkan kesaksian dua pria, Wade Robson dan James Safechuck, yang mengklaim mengalami pelecehan ketika mereka masih anak-anak. Meskipun dokumenter ini memenangkan penghargaan Emmy, banyak pihak, termasuk keluarga Michael Jackson, menolak tuduhan yang diajukan dalam film tersebut. Namun, situasi tampaknya berubah, bahkan setelah tujuh tahun berlalu.
Di tengah kebangkitan kembali popularitas musik Michael Jackson, Reed menunjukkan bahwa musikal MJ The Musical telah meraih kesuksesan besar di Broadway, dan film biopik Michael yang disutradarai oleh Antoine Fuqua diperkirakan akan menjadi salah satu film terlaris tahun ini. Reed mengamati fenomena ini sebagai tanda bahwa publik memilih untuk memisahkan karya seni dari kontroversi pribadi sang artis. “Orang-orang hanya tidak peduli,” ujarnya dalam wawancara yang diterbitkan pada 24 April 2026.
Reed juga mencatat bahwa banyak penggemar yang masih menikmati musik Michael Jackson tanpa mempertimbangkan tuduhan serius yang pernah muncul. Ia menyebutkan bahwa Leaving Neverland kini tidak lagi tersedia di platform HBO, setelah adanya kesepakatan hukum dengan pihak estate Michael Jackson. Meskipun demikian, Reed menegaskan bahwa lisensi film tersebut hanya berlaku hingga tahun 2029, sehingga ada kemungkinan film itu akan tersedia kembali di platform lain di masa depan.
Kritik Reed terhadap film biopik Michael Jackson semakin mendalam ketika ia menyatakan bahwa sulit untuk memahami bagaimana sebuah biografi dapat menceritakan kehidupan Michael tanpa menyentuh kontroversi yang mengelilinginya. Menurutnya, kepentingan industri dan ekonomi berperan dalam keputusan untuk “mengabaikan” sisi gelap dari kehidupan sang musisi. Di sisi lain, ia mengakui bahwa karya musik Michael Jackson telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari banyak orang, yang membuat publik enggan untuk mengaitkan pencapaiannya dengan tuduhan yang ada.
Walaupun demikian, Reed menekankan bahwa ia tidak pernah menyerukan boikot terhadap karya-karya Michael Jackson. Ia hanya berharap agar publik dapat melihat sosok Michael secara utuh, baik sebagai seorang entertainer yang hebat maupun sebagai figur yang kontroversial. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat memahami kompleksitas dari kehidupan Michael Jackson tanpa mengabaikan fakta-fakta yang ada.
(wk/timw)