Gyeongnam FC bersiap untuk menghadapi Paju Frontier di K League 2 dengan strategi yang matang.
- Sabtu, 25 April 2026 - 13:02 WIB
WowKeren - Gyeongnam FC akan bertanding melawan Paju Frontier dalam lanjutan K League 2 pada 25 April 2026. Pelatih Gyeongnam, Bae Seung Jae, menegaskan bahwa timnya telah mempersiapkan strategi matang untuk meraih kemenangan setelah gagal menang dalam tiga pertandingan sebelumnya.
Dalam konferensi pers sebelum pertandingan, Bae Seung Jae menyatakan, "Paju sedang dalam momentum yang baik dan atmosfer timnya positif. Saya telah menonton banyak pertandingan mereka dan melihat keseimbangan yang baik dalam permainan mereka. Kami harus bersiap untuk menghadapi tekanan dari mereka, baik di lini tengah maupun di depan. Kami perlu melihat bagaimana cara kami mengatasi tekanan tersebut."
Pelatih Bae juga memberikan penjelasan tentang strategi penggunaan pemain, terutama mengenai Dan Ray, yang sebelumnya tidak direncanakan untuk menjadi starter. "Dan Ray bukanlah pilihan awal, tetapi kami perlu menciptakan struktur yang dapat menghasilkan gol. Meskipun tidak 100%, saya percaya dia bisa bermain lebih dari 45 menit dan membawa dinamika yang kami butuhkan dalam serangan," tambahnya.
Selain itu, Bae Seung Jae juga membahas kondisi fisik dari pemain veteran, Yoon Il Rok. "Saat ini, kondisi fisik Yoon Il Rok belum mencapai 100%. Namun, saya berharap dia dapat bermain sekitar 45 menit dan berperan sebagai pemimpin di lapangan," ungkapnya.
Menjawab pertanyaan mengenai performa tim dalam pertandingan sebelumnya melawan Suwon Samsung, Bae mengakui ada aspek positif, tetapi juga beberapa kesalahan yang harus diperbaiki. "Ada bagian positif, tetapi juga ada yang membuat saya kecewa. Terutama pada momen kebobolan, ada beberapa kesalahan yang seharusnya tidak terjadi. Oleh karena itu, kami perlu fokus dan tidak melakukan kesalahan lagi dalam pertandingan kali ini," tegas Bae.
Di akhir konferensi pers, Bae Seung Jae mengungkapkan pandangannya tentang gaya bermain Paju Frontier. "Gaya bermain Paju mirip dengan yang diterapkan pelatih Gus Poyet di Jeonbuk tahun lalu. Meskipun ada sedikit perubahan posisi, mereka tetap menjaga keseimbangan dan pemain bertahan mereka bergerak secara kreatif, yang bisa membingungkan lawan. Kami juga harus mewaspadai Borja Baston, seorang striker yang sangat bagus," tutupnya.
(wk/timw)