Keluarga Cascio Tuding Michael Jackson Lakukan Pelecehan Seksual
Instagram/Michael Jackson/Instagram
Selebriti

Kakak-adik Cascio yang dulu membela kini tuding Michael Jackson lakukan pelecehan.

WowKeren - Kakak-beradik yang menganggap diri mereka sebagai "keluarga kedua" Michael Jackson kini mengajukan tuduhan serius terhadap sang legenda musik. Dalam gugatan yang diajukan oleh empat dari lima bersaudara Cascio, yaitu Aldo, Eddie, Dominic, dan Marie Nicole, mereka menuduh Michael Jackson melakukan pelecehan seksual anak dan manipulasi. Sementara itu, Frank Cascio, saudara mereka yang memiliki pandangan serupa, tidak dapat bergabung dalam gugatan ini karena alasan hukum.

Dalam wawancara dengan The New York Times, para bersaudara Cascio menjelaskan bahwa mereka pertama kali bertemu Michael Jackson melalui ayah mereka, Dominic Cascio Sr., yang merupakan manajer hotel Helmsley Palace di Manhattan, tempat Jackson sering menginap pada tahun 1980-an. Mereka mengklaim bahwa Jackson telah memanipulasi mereka untuk menjadi "pasukannya" dalam membela diri dari tuduhan yang dialamatkan kepadanya, mengingat statusnya sebagai "bintang terbesar di dunia".

Sebelumnya, Cascio bersaudara telah membantah tuduhan pelecehan terhadap Jackson selama bertahun-tahun. Mereka juga pernah tampil dalam wawancara dengan Oprah Winfrey pada tahun 2010 dan dalam buku yang ditulis Frank Cascio berjudul My Friend Michael: An Ordinary Friendship With an Extraordinary Man (2010). Namun, Eddie Cascio mengungkapkan, "Kami dicuci otak. Kami dipersiapkan. Dia membuat kami merasa seolah-olah dia adalah segalanya: seorang teman, ayah, seperti segala macam dukungan emosional. Dan memang demikian."

Mereka menjelaskan bahwa meski sebelumnya membela Jackson, beberapa di antara mereka merasa telah mengalami pelecehan sejak awal, tetapi merasa "terlalu kewalahan" untuk melaporkannya. Sebagian dari mereka baru menyadari kesamaan pengalaman mereka setelah menonton dokumenter Leaving Neverland (2019), yang merinci kesaksian dua pria yang menuduh Jackson. Dari dokumenter tersebut, mereka merasa "terbebas dari pengaruh" Jackson.


Pada tahun 2020, Cascio bersaudara mengajukan gugatan pertama terhadap pewaris Michael Jackson dan berhasil mencapai kesepakatan penyelesaian, di mana mereka menerima sekitar US$16 juta yang akan didistribusikan selama lima tahun. Namun, pada tahun 2024, pihak ahli waris Jackson mengklaim bahwa Frank Cascio, melalui kuasa hukumnya, meminta lebih banyak kompensasi hingga US$213 juta, dengan ancaman untuk membongkar informasi ke publik jika permintaan tersebut tidak dipenuhi.

Ketegangan meningkat saat mendekati akhir masa perjanjian pada tahun 2025, sehingga sengketa hukum pribadi mereka berkembang menjadi litigasi publik. Marty Singer, kuasa hukum pengelola warisan Michael Jackson, menganggap gugatan terbaru dari Cascio bersaudara sebagai "upaya putus asa untuk mendapatkan uang" oleh anggota keluarga Cascio lainnya yang ikut mendukung Frank. Singer menyatakan, "Keluarga tersebut dengan gigih membela Michael Jackson selama lebih dari 25 tahun, membuktikan bahwa ia tidak bersalah atas perilaku yang tidak pantas."

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa gugatan terbaru ini merupakan taktik untuk mencari forum yang menguntungkan dalam skema mereka untuk mendapatkan ratusan juta dolar dari harta warisan dan perusahaan Michael. Singer juga menunjukkan bahwa pengakuan sebelumnya dari Cascio bersaudara yang membela Jackson bertentangan dengan tuduhan mereka saat ini, menjadikan gugatan ini tampak sebagai upaya pemerasan.

Namun, Cascio bersaudara membantah tuduhan tersebut, menyatakan bahwa gugatan mereka "lebih dari sekadar uang". Mereka mengungkapkan keinginan untuk mengungkapkan "kebenaran" tentang Michael Jackson kepada dunia. Tuduhan ini menambah panjang daftar kontroversi seputar kehidupan dan warisan Michael Jackson, yang tetap menjadi topik hangat di kalangan penggemar dan masyarakat luas.

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami, melihat, atau mendengar tindakan kekerasan atau pelecehan terhadap perempuan dan anak, Anda dapat menghubungi SAPA melalui telepon 129 atau melalui WhatsApp di 08111-129-129.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait