Sam Neill mengumumkan bebas dari kanker darah setelah menjalani imunoterapi. Ia siap kembali berakting.
- Rabu, 29 April 2026 - 12:33 WIB
WowKeren - Bintang film legendaris Jurassic Park, Sam Neill, baru saja mengumumkan bahwa dirinya telah terbebas dari kanker darah langka yang dideritanya selama beberapa tahun terakhir. Pengumuman ini disampaikan oleh aktor berusia 78 tahun tersebut dalam sebuah wawancara dengan Australia 7News yang tayang pada Minggu, 26 April 2026. Dalam wawancara itu, Neill menjelaskan perjalanan panjangnya melawan penyakit yang mengancam nyawanya ini.
Sam Neill mengungkapkan bahwa ia telah menjalani kemoterapi untuk mempertahankan hidupnya, namun merasa tidak mendapatkan hasil yang positif dari perawatan tersebut. “Saya merasa putus asa dan sepertinya saya akan segera meninggal, yang jelas bukan hal yang ideal,” kenangnya dengan penuh emosi. Namun, harapan mulai muncul ketika ia terlibat dalam uji klinis untuk terapi Chimeric Antigen Receptor (CAR) sel T, yang memodifikasi sel darahnya secara genetik.
Terapi CAR sel T ini adalah bentuk imunoterapi yang dipersonalisasi dan bertujuan untuk melatih sel imun agar dapat mengenali dan menghancurkan sel kanker. Neill membagikan kabar gembira setelah menjalani pemindaian, di mana hasilnya menunjukkan bahwa tidak ada lagi sel kanker di dalam tubuhnya. “Saya baru saja menjalani pemindaian dan tidak ada kanker di tubuh saya, itu hal yang luar biasa,” ujarnya. “Sudah waktunya saya membuat film lain,” tambahnya dengan semangat.
Selain mengumumkan kesembuhannya, Sam Neill juga mengisahkan pengalaman menjalani terapi tersebut melalui unggahan di Instagram. Ia berharap dapat meningkatkan kesadaran tentang pengobatan alternatif yang tersedia bagi mereka yang membutuhkan. “Kami berlayar ke perairan yang belum dipetakan. Tidak ada yang tahu persis apa yang bisa kami harapkan,” ujarnya mengenai uji coba yang dijalaninya. Ia menyebut dirinya sebagai 'Pasien Nol', menandakan bahwa ia adalah salah satu dari sedikit orang yang menjalani terapi ini.
“Tetapi tentu saja ini bukan keajaiban, ini adalah sains terbaik,” tulis Neill dalam unggahannya. Ia juga menyampaikan rasa syukurnya kepada semua orang yang terlibat dalam penelitian dan perawatan kanker. “Banyak orang yang sangat peduli dengan pekerjaan mereka dan pasien mereka. Saya sangat bersyukur,” tuturnya.
Sam Neill pertama kali mengungkapkan bahwa ia didiagnosis mengidap kanker pada tahun 2023 lewat buku memoarnya yang berjudul Did I Ever Tell You This?. Ia menyadari ada yang tidak beres dengan kesehatannya ketika merasakan pembengkakan kelenjar saat mempromosikan film Jurassic World Dominion pada Maret 2022. Tak lama setelah itu, ia didiagnosis menderita Limfoma sel T angioimunoblastik (AITL), sebuah kanker darah langka dan agresif yang berasal dari sel T, suatu jenis sel darah putih dalam sistem kekebalan tubuh.
Dalam wawancara sebelumnya dengan Australian Story pada Oktober 2023, Neill menyatakan bahwa ia sudah siap menghadapi kemungkinan terburuk jika hidupnya berakhir dan mengaku tidak takut akan hal tersebut. Kini, dengan kabar kesembuhannya, Sam Neill menunjukkan bahwa harapan dan inovasi dalam pengobatan kanker dapat memberikan hasil positif bagi banyak orang.
(wk/timw)