Britney Spears mengaku bersalah atas tuduhan mengemudi di bawah pengaruh alkohol dan obat-obatan.
- Selasa, 05 Mei 2026 - 18:35 WIB
WowKeren - Britney Spears, penyanyi pop terkenal, telah mengaku bersalah dalam kasus mengemudi di bawah pengaruh alkohol atau obat-obatan terlarang di Ventura County, California. Pengakuan ini disampaikan dalam sidang yang berlangsung pada Senin, 4 Mei 2026, waktu setempat, sebagaimana dilaporkan oleh New York Times.
Dalam sidang tersebut, Spears mengajukan pengakuan bersalah atas tuduhan pelanggaran ringan yang dikenal sebagai 'wet reckless', yang akan membebaskannya dari hukuman penjara. Dengan pengakuan ini, Spears dapat menjalani masa percobaan selama 12 bulan dan mengikuti kelas yang berkaitan dengan pelanggaran DUI.
Menurut laporan, Britney memenuhi syarat untuk kesepakatan ini karena tidak memiliki riwayat DUI sebelumnya, tidak ada kecelakaan atau cedera yang terjadi, serta kadar alkohol dalam darahnya terdeteksi rendah. Pada malam penangkapannya, Britney dihentikan oleh California Highway Patrol sekitar pukul 21.30, dan setelah proses pemeriksaan, ia didaftarkan ke tahanan pada pukul 03.00 dini hari sebelum akhirnya dibebaskan dengan status 'cite and release' tiga jam kemudian.
Walaupun pihak Sheriff belum merinci alasan penangkapan dengan jelas, berbagai media melaporkan bahwa dakwaan yang dikenakan kepada Britney termasuk dalam kategori misdemeanor atau pelanggaran ringan. Menanggapi insiden ini, perwakilan resmi Britney Spears mengeluarkan pernyataan yang mengakui kesalahan sang artis. 'Ini adalah insiden malang yang sama sekali tidak bisa dimaafkan,' ungkap juru bicara dalam pernyataan tersebut.
Selanjutnya, pernyataan itu menyebutkan, 'Britney akan mengambil langkah-langkah yang tepat dan mematuhi hukum, dan semoga ini bisa menjadi langkah awal menuju perubahan yang sudah lama tertunda dalam hidupnya.' Setelah penangkapannya, Britney dilaporkan langsung memeriksakan diri ke sebuah fasilitas perawatan untuk mendapatkan bantuan yang diperlukan. 'Semoga dia bisa mendapatkan bantuan dan dukungan yang dibutuhkannya selama masa sulit ini. Anak-anaknya akan menghabiskan waktu bersamanya,' tutup perwakilan tersebut.
(wk/timw)