Sejumlah selebritas dunia dan Indonesia kehilangan jutaan followers akibat pembersihan akun bot Instagram.
- Jumat, 08 Mei 2026 - 19:33 WIB
WowKeren - Banyak selebritas, baik di Indonesia maupun internasional, dilaporkan kehilangan jutaan followers dalam waktu singkat. Fenomena ini melibatkan nama-nama besar seperti Cristiano Ronaldo, Selena Gomez, Kim Kardashian, dan Raffi Ahmad.
Pembersihan ini terjadi tepatnya pada tanggal 8 Mei 2026, saat Instagram melaksanakan kebijakan untuk menghapus akun-akun bot dan tidak aktif. Luna Maya, salah satu artis Tanah Air, mengungkapkan bahwa ia kehilangan sekitar 800.000 followers di akun media sosialnya. Ia pun mengomentari kejadian ini di akun Thread-nya dengan menyatakan, "IG lagi bersih-bersih."
Raffi Ahmad juga mengalami hal serupa, dengan jumlah followersnya yang awalnya mencapai 77 juta kini menyusut menjadi 75,7 juta. Di sisi lain, Cristiano Ronaldo kehilangan 6,6 juta followers, sementara penyanyi populer seperti Selena Gomez kehilangan sekitar 6 juta followers. Taylor Swift juga tidak luput dari dampak ini, di mana ia kehilangan 4,1 juta followers.
Selain itu, grup K-pop terkenal seperti BTS dan BLACKPINK juga merasakan dampak dari pembersihan ini, dengan total kehilangan sekitar 10 juta followers. Pihak Instagram menjelaskan bahwa tindakan ini adalah bagian dari proses rutin untuk menghapus akun yang tidak aktif. Seorang juru bicara menyatakan, "Sebagai bagian dari proses rutin kami untuk menghapus akun yang tidak aktif, beberapa akun Instagram mungkin telah melihat pembaruan pada jumlah pengikut mereka."
Para petinggi Instagram menekankan bahwa pengikut yang aktif tidak akan terpengaruh oleh kebijakan ini, dan akun yang ditangguhkan yang kemudian diperbaiki akan ditambahkan kembali setelah proses verifikasi. Pembersihan ini juga berdampak pada kreator konten dan influencer, di mana banyak dari mereka kehilangan antara 2 hingga 5 persen dari jumlah followers mereka dalam waktu enam jam.
Selama proses pembersihan ini, Instagram secara agresif menghapus akun yang dianggap tidak aktif serta akun yang terkait dengan layanan penambah pengikut pihak ketiga. Hal ini menandai salah satu penindakan bot terbesar dalam sejarah platform media sosial tersebut.
Dengan demikian, fenomena kehilangan followers ini menjadi sorotan di kalangan penggemar dan pengamat media sosial, terutama mengingat betapa signifikan pengaruh jumlah followers terhadap karir seorang selebritas. Seiring dengan perkembangan ini, para penggemar diharapkan untuk memahami bahwa pembersihan ini dilakukan demi menjaga kualitas interaksi di platform Instagram.
(wk/timw)