Kontroversi Teaser Musik Video aespa: Penggunaan AI Picu Kemarahan Fans
Instagram/aespa/Instagram
Selebriti

Teaser musik video aespa menggunakan AI untuk membuat gambar anak, memicu kontroversi di kalangan penggemar.

WowKeren - Teaser musik video terbaru aespa untuk lagu 'WDA (Whole Different Animal)' telah memicu kemarahan besar di kalangan penggemar menjelang comeback grup ini. Dalam teaser yang dirilis pada 7 Mei 2026, penggunaan teknologi AI untuk menciptakan gambar seorang anak dalam sebuah adegan telah menjadi sorotan utama.

aespa, yang dijadwalkan melakukan comeback pada 11 Mei 2026 dengan album kedua mereka berjudul 'LEMONADE', membagikan teaser tersebut bersamaan dengan foto konsep. Namun, adegan yang menampilkan gambar anak yang dihasilkan oleh AI segera menjadi kontroversi, mengundang banyak kritik dari netizen dan penggemar.

Penggemar merasa bahwa keputusan SM Entertainment untuk menggunakan AI daripada merekrut aktor anak sungguhan adalah langkah yang tidak tepat. Banyak yang beranggapan bahwa penggunaan AI dalam konteks ini sangat tidak pantas, terutama ketika menggambarkan seorang anak dalam situasi yang menyedihkan. Seorang pengguna Twitter mengekspresikan kekecewaannya, "As much as I am excited about aespa I am also disgusted at SM’s use of any generative AI at all but of a CHILD of all things is disgusting."

Beberapa penggemar lainnya menambahkan bahwa adegan tersebut tidak hanya menampilkan AI yang menciptakan gambar anak, tetapi juga menghabiskan lebih banyak waktu tayang dibandingkan dengan beberapa anggota aespa itu sendiri. Hal ini semakin memperburuk perasaan marah penggemar, yang merasa bahwa penggunaan AI dalam konteks ini bisa memberikan dampak negatif.

“SM memiliki anggaran tak terbatas untuk video musik dan desain kostum, tetapi tidak bisa membayar seorang aktris anak untuk adegan itu? Menggunakan AI untuk menciptakan seorang anak dalam adegan yang bahkan tidak diperlukan dalam video musik adalah keputusan yang sangat buruk!” tulis salah satu penggemar di media sosial.

Kekhawatiran mengenai penggunaan AI, terutama dalam konteks anak-anak, telah menjadi isu serius di kalangan masyarakat, dan situasi ini hanya menambah ketegangan di antara penggemar. Kontroversi ini menunjukkan bahwa meskipun teknologi semakin berkembang, ada batasan etis yang perlu diperhatikan, terutama dalam industri hiburan.


Dengan comeback yang semakin dekat, banyak penggemar berharap agar SM Entertainment dapat memberikan klarifikasi terkait keputusan mereka. Apakah studio akan mempertahankan penggunaan AI dalam proyek-proyek mendatang atau akan mendengarkan suara penggemar? Ini adalah pertanyaan yang masih menggantung di benak banyak orang menjelang peluncuran album 'LEMONADE' pada 29 Mei 2026.

Berikut video yang diunggah oleh aespa terkait teaser musik video mereka:

Dukungan dan kritik dari penggemar terus mengalir di media sosial, menunjukkan betapa pentingnya komunikasi yang baik antara agensi dan penggemar. Penggunaan AI dalam industri hiburan memang dapat memberikan inovasi, tetapi harus selalu diimbangi dengan pertimbangan moral dan etika yang tepat.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait