Seorang kreator mengungkapkan kekecewaan setelah proposalnya mirip dengan konsep album aespa.
- Minggu, 10 Mei 2026 - 05:33 WIB
WowKeren - Seorang kreator yang mengajukan proposal untuk tim Visual Planning di SM Entertainment mengungkapkan kekecewaannya setelah menemukan bahwa konsep yang ia ajukan mirip dengan album terbaru aespa, MY WORLD. Meskipun proposal tersebut diterima dalam tahap dokumen, ia ditolak pada tahap wawancara.
Dalam pengakuannya, ia merasa bahwa elemen-elemen dalam album LEMONADE aespa sangat mirip dengan idenya, terutama dalam penggunaan bayangan untuk menciptakan efek objek, pengaturan pencahayaan, dan gaya retouching. Ia juga menunjukkan bahwa foto hitam-putih yang ia ajukan, di mana hanya mata yang bersinar, merupakan hasil editan pribadinya, bukan sekadar gambar acak dari internet.
“Saya pribadi mengeditnya untuk menggelapkan seluruh gambar dan hanya menerangi mata,” ujarnya. Ia mengaku tidak memiliki foto yang sesuai untuk menjelaskan konsep tersebut, sehingga terpaksa menggunakan gambar itu. Dengan harapan bahwa proposalnya baik, ia merasa seharusnya pihak SM dapat mempertimbangkan untuk merekrutnya.
Setelah dua tahun berjuang untuk masuk ke industri hiburan dan mengalami penolakan dari SM serta The Black Label, kondisi mentalnya semakin memburuk. Ia merasa kehilangan harapan, kehabisan uang, dan akhirnya memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya. “Melihat hal seperti ini sekarang sangat menyakitkan,” ungkapnya.
Sebagian netizen pun memberikan dukungan dan empati terhadap situasinya. Beberapa dari mereka mengungkapkan bahwa mereka juga pernah mengalami hal serupa, di mana ide-ide kecil yang diajukan dalam kontes media sosial ternyata digunakan dalam iklan. “Saya bisa merasakan betapa frustrasinya ini,” kata salah satu pengguna. Beberapa lainnya menilai bahwa meskipun ia ditolak, kemampuannya dalam memproduksi visual sangat baik dan ia layak mendapatkan kesempatan lebih baik di industri ini.
“Tujuan penggunaan efek mata dan bayangan dalam proposal adalah untuk menciptakan kontinuitas, dan melihat bagaimana mereka berhasil menerapkannya dengan sempurna, tampaknya mereka benar-benar mengambil referensi dari ide tersebut,” tambah seorang netizen. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ia tidak diterima, kreativitas dan ide-ide yang dimilikinya sangat berharga.
Pada akhirnya, situasi ini menjadi refleksi tentang bagaimana industri hiburan sering kali mengambil inspirasi dari banyak sumber, termasuk dari individu yang berjuang untuk mendapatkan kesempatan. Meskipun menyakitkan, diharapkan bahwa kisah ini dapat menginspirasi banyak orang untuk terus berjuang dan tidak menyerah pada impian mereka.
(wk/timw)