IU berhasil memaksa Dongnyok meminta maaf setelah kontroversi lirik lagu 'Zeze'.
- Rabu, 20 Mei 2026 - 03:01 WIB
WowKeren - IU baru-baru ini berhasil mendapatkan permintaan maaf dari Dongnyok Publishing terkait kontroversi lirik lagu terbarunya, "Zeze". Kejadian ini mengubah pandangan publik, di mana seolah-olah IU yang menjadi korban justru harus meminta maaf.
Kontroversi ini bermula setelah IU merilis album barunya bulan lalu, di mana salah satu lagu, "Zeze", terinspirasi dari karakter Jeje dalam novel "My Sweet Orange Tree". Namun, lirik yang digunakan IU untuk menggambarkan Zeze mengundang kritik karena menyebutnya sebagai "s**y", "licik", dan "kotor". Selain itu, foto sampul album juga menampilkan Zeze dengan stoking jaring, yang semakin memperparah situasi.
Menanggapi hal ini, Dongnyok, penerbit novel tersebut, mengeluarkan pernyataan resmi yang meminta maaf atas interpretasi yang dianggap tidak sensitif. Mereka menyatakan, "Kami meminta maaf karena gagal menghormati keragaman interpretasi. Namun, sebagai penerbit yang selalu mengakui dan memahami niat penulis asli, kami merasa interpretasi alternatif ini tidak familiar dan oleh karena itu kami memposting pernyataan ini mengenai masalah ini."
Setelah pernyataan dari Dongnyok, IU melanjutkan aktivitasnya seperti biasa. Ia merilis pernyataan permohonan maaf resmi, mengadakan acara fansign, dan bahkan melakukan konser di Tiongkok. Dalam sebuah wawancara, IU menjelaskan bahwa "Zeze diciptakan dari perspektif Mingginyu, dari novel tersebut, dan Zeze adalah karakter yang sekaligus innocent namun juga kejam dalam beberapa hal. Itulah sebabnya saya merasa dia menarik dan s**y."
Sikap IU yang tenang pasca kontroversi ini menunjukkan ketangguhannya sebagai seorang artis. Meskipun banyak kritik yang dilontarkan kepada dirinya, termasuk dari penggemar dan kritikus, IU tetap berusaha untuk melanjutkan kariernya tanpa terpengaruh oleh komentar negatif.
Melihat reaksi publik yang terbagi, banyak yang menyatakan kekecewaan terhadap cara lirik tersebut ditangani. Beberapa penggemar menganggap bahwa hal ini menciptakan kesan negatif tentang IU dan berpotensi merusak citranya. Sejak saat itu, beberapa penggemar mengungkapkan kekecewaan mereka, dan bahkan ada yang menyatakan bahwa mereka berhenti mengikuti karir IU karena insiden ini.
Namun, ada juga penggemar yang membela IU, menyatakan bahwa sebagai seorang seniman, dia berhak untuk mengekspresikan pandangannya melalui musik. Kontroversi ini menciptakan perdebatan yang lebih besar mengenai kebebasan berekspresi dalam seni dan tanggung jawab yang dimiliki oleh seorang artis terhadap karya mereka.
Saat ini, IU terus melanjutkan kariernya dengan berbagai proyek baru dan menjaga hubungan baik dengan penggemarnya. Meskipun kontroversi ini memberikan tantangan tersendiri, IU menunjukkan bahwa dia adalah sosok yang mampu menghadapi berbagai situasi dengan kepala tegak.
(wk/timw)