PD dan penulis skenario Perfect Crown minta maaf atas kontroversi distorsi sejarah yang menyeret IU dan Byun Woo Seok.
- Rabu, 20 Mei 2026 - 16:02 WIB
WowKeren - Drama Korea Perfect Crown kini tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar K-drama setelah munculnya kontroversi mengenai distorsi sejarah dalam beberapa episode terakhirnya. PD dan penulis skenario drama ini telah meminta maaf secara terpisah atas kesalahan yang terjadi, namun kritik dari netizen terhadap para pemeran utama, IU dan Byun Woo Seok, tidak kunjung mereda.
Pada episode-episode akhir, Perfect Crown menghadapi keluhan mengenai distorsi sejarah yang mengurangi citra dinasti kerajaan Korea. Detail-detail yang digunakan dalam drama ini dianggap merujuk pada masa ketika Korea menjadi negara tributari bagi dinasti Qing, yang menggugah rasa nasionalisme dan kebanggaan etnis di kalangan penonton. Hal ini tentunya menjadi isu sensitif, mengingat sejarah Korea yang kaya dan kompleks.
Dalam pernyataan mereka, PD Perfect Crown mengakui kesalahan dalam detail pengambilan gambar dan juga mengklarifikasi bahwa ia mengarahkan IU dan Byun Woo Seok untuk berakting sesuai dengan cara yang mereka tampilkan di layar. Ia mengatakan, "Saya bertanggung jawab atas kesalahan ini dan berkomitmen untuk memperbaikinya di masa depan." Sementara itu, penulis skenario menyatakan bahwa kurangnya riset sejarah adalah faktor utama dalam kesalahan ini dan berjanji untuk lebih teliti ke depannya.
Meski permintaan maaf telah disampaikan, reaksi negatif dari netizen tetap berlanjut. Banyak penggemar menyuarakan ketidakpuasan mereka, dengan alasan bahwa sebagai pemeran utama yang mendapatkan bayaran tertinggi, IU dan Byun Woo Seok juga harus bertanggung jawab atas kesalahan yang terjadi. Mereka berpendapat bahwa sebagai wajah dari drama, kedua aktor tersebut seharusnya lebih memperhatikan kualitas produksi dan menyuarakan jika ada masalah yang menjurus pada distorsi sejarah.
Netizen sangat tidak menyukai sikap yang dianggap mengabaikan tanggung jawab ini. Banyak yang berpendapat, "Sebagai aktor utama, mereka memiliki kewajiban untuk memperhatikan apa yang mereka filmkan dan tidak hanya sekadar mengikuti arahan tanpa memahami konteksnya." Kritik ini menunjukkan harapan yang tinggi dari para penggemar terhadap para idol dan aktor, di mana mereka tidak hanya diharapkan untuk bersinar di atas panggung, tetapi juga untuk memiliki pemahaman yang mendalam tentang karya seni yang mereka bawakan.
Dengan situasi ini, Perfect Crown kini menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan reputasinya di mata publik. Meskipun drama ini memiliki potensi untuk sukses, kontroversi semacam ini dapat mempengaruhi persepsi penonton dan masa depan karier para pemerannya. Penggemar berharap agar seluruh pihak dapat belajar dari insiden ini dan lebih berhati-hati dalam menciptakan karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menghormati sejarah dan budaya yang ada.
(wk/timw)