RM BTS berbagi cerita kebaikan, namun justru mendapatkan kritik dari netizen.
- Kamis, 21 Mei 2026 - 00:03 WIB
WowKeren - RM BTS baru-baru ini mendapat perhatian luas dari netizen setelah menceritakan sebuah tindakan kebaikan yang dilakukannya terhadap para pelatihan militer. Dalam sebuah percakapan, RM mengungkapkan bahwa ia memberikan kartu kreditnya kepada satuan pelatihan terdekat agar mereka bisa membeli makanan ringan di toko serba ada militer. Namun, tindakan baik tersebut justru memicu kritik dari banyak netizen.
RM menceritakan, "Saya memberikan kartu saya kepada satuan sebelah agar mereka bisa membeli makanan ringan di toko serba ada militer dan menghabiskan sekitar ₩660.000 KRW (sekitar $438 USD) untuk krim mukin siput dan barang kebutuhan sehari-hari lainnya. POS-nya sampai rusak. Ini adalah pertama kalinya ini terjadi di pangkalan. Komandan bertanya kepada saya apa yang terjadi, dan saya mengatakan bahwa saya menyuruh anak-anak itu untuk membeli makanan ringan, tetapi mereka membeli barang-barang untuk dikirim kepada orang tua mereka seperti barang kesehatan. Struknya mencantumkan lebih dari 100 item."
Setelah cerita ini tersebar di dunia maya, banyak netizen yang mengkritik tindakan para pelatihan tersebut. Mereka merasa bahwa tindakan tersebut telah melewati batas, mengingat RM telah berbuat baik dengan memberikan kartu kreditnya. Seorang netizen mengekspresikan kekecewaannya di Twitter, "RM memberikan kartu kepada satuan sebelah untuk membeli camilan, tetapi mereka malah membeli barang seperti krim mukin siput dan produk kesehatan untuk diberikan kepada orang tua mereka hingga membuat mesin POSnya rusak. Siapa mereka ini?"
Netizen lain menambahkan, "Sungguh keterlaluan, apa yang harus kita lakukan dengan pria-pria Korea ini?" Beberapa netizen bahkan setengah bercanda mengatakan bahwa semua anggota BTS keluar dari militer dengan kebencian terhadap pria Korea. "Semua anggota BTS mulai membenci pria Korea setelah menjalani wajib militer."
Walau RM menyampaikan cerita tersebut dengan penuh humor, banyak orang yang menyoroti sikap dan tindakan dari satuan pelatihan tersebut. Hal ini memicu diskusi lebih luas tentang batasan dan apakah terkadang orang-orang mengambil kebaikan terlalu jauh.
Berikut video yang diunggah...
Netizen lainnya juga memberikan berbagai reaksi terhadap situasi ini, menunjukkan beragam pandangan terkait tindakan tersebut.
(wk/timw)