Teuku Ryan hingga Anjani Cerita Tantangan di Istiqomah Cinta, Gugup sampai Harus Retake Berkali-kali
Instagram/Instagram
Selebriti

Para pemain Istiqomah Cinta seperti Teuku Ryan, Anjani Dina, dan Cakrawala Airawan membagikan tantangan mereka selama syuting, mulai dari adaptasi karakter, tekanan dialog, hingga harus memerankan karakter yang bertolak belakang.

WowKeren - Para pemain sinetron Istiqomah Cinta membagikan pengalaman mereka selama menjalani proses syuting. Dalam wawancara tersebut, para pemain seperti Teuku Ryan, Anjani Dina, dan Cakrawala Airawan menceritakan berbagai tantangan yang mereka hadapi saat mendalami karakter.

Teuku Ryan Akui Kesulitan Adaptasi Karakter

Teuku Ryan mengaku dirinya tidak memiliki persiapan khusus saat bergabung dalam sinetron ini. Namun, tantangan terbesar justru datang dari karakter yang berbeda dari peran-peran sebelumnya.

Ia harus banyak belajar, terutama dari sisi bahasa dan cara berbicara karakter yang dimainkan.

“Awal-awal memang jadi tantangan luar biasa buat aku,” ungkapnya.

Djihan Ranti Sempat Deg-degan Masuk di Tengah Jalan

Djihan Ranti yang bergabung saat sinetron sudah berjalan cukup lama mengaku sempat merasa gugup. Ia harus beradaptasi dengan lingkungan baru yang sudah memiliki fanbase kuat.

“Aku deg-degan banget waktu mau masuk Istiqomah Cinta,” ujarnya.

Namun, kekhawatiran tersebut hilang setelah mendapat sambutan hangat dari para pemain dan kru.

“Ternyata mereka welcome banget, jadi aku nggak terlalu pressure.”

Tantangan Dialog dan Bahasa Jadi Tekanan

Selain adaptasi lingkungan, tantangan lain yang dirasakan adalah banyaknya dialog dan penggunaan bahasa tertentu. Hal ini menjadi tekanan terutama di awal-awal proses syuting.


Namun, suasana kerja yang terasa seperti keluarga membuat para pemain lebih nyaman seiring waktu.

Anjani Dina Harus Mainkan Dua Karakter Berbeda

Anjani Dina menghadapi tantangan besar karena harus memainkan dua karakter yang bertolak belakang. Ia harus berpindah karakter dengan cepat, bahkan dalam hari yang sama.

“Tiba-tiba harus berubah 180 derajat, itu lumayan susah,” kata Anjani.

Ia juga mengungkapkan sering melakukan retake demi mendapatkan ekspresi yang tepat.

“Bisa sampai tiga kali diulang,” ujarnya.

Cakrawala Airawan: Move On atau Bertahan?

Cakrawala Airawan yang memerankan karakter Embram juga membahas sudut pandang karakternya soal hubungan cinta.

Menurutnya, sebagai pribadi ia memilih move on. Namun sebagai karakter, keputusannya berbeda.

“Kalau Cakra mungkin lebih pilih move on. Tapi kalau Embram, dia punya jalan pikirannya sendiri.”

Penutup

Dari wawancara ini terlihat bahwa proses akting dalam Istiqomah Cinta tidak hanya soal tampil di depan kamera, tetapi juga tentang adaptasi, tekanan, dan pendalaman karakter yang kuat.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!