Lee Changsub mengungkap pengalaman pahitnya sebagai korban penipuan di akademi yang dikelolanya.
- Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:34 WIB
WowKeren - Lee Changsub, anggota grup musik BTOB, baru-baru ini meluapkan kemarahannya terhadap direktur akademi yang dikelolanya, yang diduga terlibat dalam praktik penggelapan dana. Dalam sebuah video di saluran YouTube 'thischangsub' yang diunggah pada tanggal 22 Mei 2026, Lee menceritakan pengalamannya sebagai korban penipuan di akademi musik yang berlokasi di Suwon.
Dalam video tersebut, Lee Changsub memulai dengan berkolaborasi di sebuah firma hukum untuk konten serinya. Namun, saat berbicara, dia tiba-tiba mengungkapkan, "Sebenarnya ada sesuatu yang ingin saya konsultasikan. Ada seorang penipu," yang langsung menarik perhatian penonton. Ketika produser bertanya apakah dia pernah menjadi korban penipuan sebelumnya, Lee menjawab, "Saya ditipu terkait akademi saya."
Lee Changsub mengungkapkan rasa frustrasinya, “Dia memanipulasi hukum dengan cara yang sangat menipu.” Dia menjelaskan bahwa saat pertama kali menjalankan akademi, dia terus-menerus menyetor biaya operasional setiap bulan, tetapi direktur yang bertanggung jawab bahkan tidak membayar gaji staf dan menggunakan uang tersebut sesuka hatinya. “Pada akhirnya, saya harus membayar semua biaya yang tertunggak secara pribadi, yang menghabiskan ratusan juta KRW lebih,” tambahnya.
Lee melanjutkan, “Jumlah yang digunakan orang itu sekitar 110 juta KRW. Dia berjanji akan membayarnya kembali, jadi saya bahkan menerima surat pengakuan utang dan cap sidinya. Dia mengirim 1 juta KRW pada bulan pertama, tetapi setelah itu saya sama sekali tidak bisa menghubunginya.” Menanggapi pernyataannya, pengacara menjelaskan, “Ada kemungkinan besar bahwa ini memenuhi syarat sebagai penggelapan, bukan sekadar penipuan,” dan menambahkan, “Tindakan menggunakan uang yang dipercayakan kepadanya dengan cara yang tidak wajar sudah memenuhi syarat sebagai penggelapan.”
Mendengar penjelasan tersebut, Lee Changsub bertanya, “Bahkan jika dia mengembalikan uangnya nanti, apakah itu tetap dihitung sebagai penggelapan?” Pengacara menjawab, “Itu benar.” Lee kemudian menyimpulkan, “Jadi itu seperti menikam seseorang dengan pisau, lalu menjahitnya kembali setelahnya. Penikaman itu tetap terjadi.”
Pada akhirnya, ketika pengacara menyarankan agar Lee segera mengambil tindakan hukum, Lee Changsub menjawab dengan nada bercanda, “Saya akan segera kembali,” yang membuat semua orang tertawa. Pengalaman Lee ini menunjukkan betapa seriusnya masalah penipuan dan penggelapan yang dapat terjadi dalam dunia pendidikan, serta pentingnya kewaspadaan terhadap orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
(wk/timw)