Ratu Sofya membantah tudingan somasi kepada orang tuanya dan ungkap masalah di film Dosa.
- Minggu, 24 Mei 2026 - 00:03 WIB
WowKeren - Ratu Sofya, aktris terkenal Tanah Air, baru-baru ini menanggapi isu yang beredar mengenai tuduhan somasi terhadap ibunya, Intan. Dalam sebuah konferensi pers, ia dengan tegas membantah bahwa dirinya pernah melayangkan somasi kepada orang tuanya dan memastikan tidak ada tindakan hukum yang diambil terhadap sang ayah. Pernyataan ini muncul setelah Intan mengklaim bahwa Ratu Sofya telah meminta pengembalian honor dari film "Dosa" yang dibintangi oleh sang anak pada tahun 2024.
Ratu Sofya mengungkapkan bahwa konflik yang terjadi dalam keluarganya bukanlah hal baru, dan sudah berlangsung selama hampir dua tahun. Ia menyatakan bahwa masalah ini telah berdampak negatif terhadap produktivitasnya di dunia hiburan. "Permasalahan keluarga ini sudah berusaha saya selesaikan, tetapi memang belum bisa. Kalau ditanya capek, sudah pasti saya sangat capek," ungkapnya di Jakarta, mengisyaratkan betapa beratnya beban yang ia tanggung.
Selain masalah internal, pernyataan Ratu Sofya juga mengungkapkan situasi di balik layar film "Dosa" yang semakin rumit. Ia mengkritik kurangnya profesionalisme dalam produksi film tersebut, terutama tidak adanya peran intimacy coordinator yang bertugas untuk menjaga kenyamanan aktor saat melakukan adegan intim. Ratu Sofya mengaku merasa tidak nyaman saat harus melakukan adegan tersebut, yang diperparah oleh tekanan emosional akibat konflik keluarga yang sedang dihadapinya. Hal ini, menurutnya, berpengaruh pada kesehatan mentalnya selama proses syuting.
Ratu Sofya juga mengekspresikan kekecewaannya terhadap pernyataan pihak rumah produksi, HAS Pictures, yang dianggap tidak mendukungnya dalam situasi sulit ini. "Saya merasa kecewa dengan sikap manajemen yang tidak peka terhadap keadaan saya. Kekecewaan itulah yang membuat saya merasa perlu untuk berbicara kepada media," tambahnya.
Meskipun situasi ini sudah sangat rumit, Ratu Sofya tetap berharap untuk menyelesaikan masalahnya secara pribadi, tanpa melibatkan publik. "Saya berharap bisa menyelesaikan masalah ini secara pribadi, bukan untuk konsumsi publik. Karena sejak awal, saya tidak pernah membuka permasalahan ini ke publik," tutupnya dengan tegas, menunjukkan keinginannya untuk menjaga privasi dalam menghadapi permasalahan keluarganya.
(wk/timw)