Raffi Ahmad menceritakan dukungan dari Nagita Slavina dan ibunya saat menghadapi kasus dugaan suap.
- Jumat, 12 Juni 2026 - 09:01 WIB
WowKeren - Raffi Ahmad baru-baru ini mengungkapkan bahwa ia mendapatkan dukungan penuh dari istrinya, Nagita Slavina, dan ibunya, Amy Qanita, di tengah kasus dugaan suap yang melibatkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Presenter populer ini meminta publik untuk tenang dan menunggu klarifikasinya mengenai isu yang menyeret namanya.
Dalam sebuah konferensi pers yang diadakan di Jakarta Selatan pada Kamis (11/6), Raffi menyatakan, "Istri saya menanggapinya 'Ya sudah kamu tenang aja'. Apalagi ibu saya mendoakan. Jadi dari keluarga saya semuanya tenang aja." Ia juga menambahkan bahwa Nagita menanggapi kabar miring tentang dirinya dengan santai.
Raffi menjelaskan bahwa kepercayaan dari keluarga merupakan modal utama bagi dirinya untuk menghadapi situasi tersebut. Ia juga menceritakan bagaimana ibunya selalu menghubunginya untuk memberikan dukungan moral. "Ibu saya selalu bilang 'Siapa pun yang menyakiti kamu sebelum dia minta maaf maafkanlah dia duluan biar nanti tangan Allah yang bekerja'. Begitu kalau ibu saya," ujarnya.
Raffi juga mengungkapkan bahwa ia sempat berdoa khusus saat menjalani ibadah haji, meminta perlindungan dari fitnah. Ia berharap masyarakat bisa melihat fakta sebenarnya setelah ia memberikan klarifikasi bersama kuasa hukumnya, Hotman Paris. "Ya Allah semoga saya dijauhkan dari segala sesuatu hal yang buruk, dijauhkan dari fitnah dan dari apa pun tolong lindungi saya dan keluarga saya," tutup Raffi dengan harapan agar keluarganya bisa kembali tenang dari gangguan berita tidak benar.
Raffi menegaskan bahwa ia tidak terlibat dalam kasus dugaan suap yang menyeret namanya. Ia menjelaskan bahwa keterlibatannya hanya sebatas memenuhi permintaan untuk berfoto bersama dengan salah satu pegawai Blueray Cargo ketika berkunjung ke kantor mereka di Amerika Serikat. Saat itu, Raffi baru saja mengikuti maraton di Chicago dan mengunjungi Awang Kitchen di New York.
"Kami main ke New York sambil ketemu sama teman-teman, atau warga yang disana. Jadi datanglah kita ke restoran, ada namanya Awang Kitchen. Makanlah kita, kita menghibur masyarakat. Ada videonya, di Youtube. Aku, Ariel, Desta di Awang Kitchen kita menghibur," jelas Raffi. Ia menambahkan bahwa saat hendak kembali, ada pegawai Blueray yang meminta untuk berfoto bersamanya.
Nama Raffi pertama kali disebutkan dalam persidangan yang melibatkan pimpinan Blueray Cargo, John Field, dan rekan-rekannya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada 5 Juni. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga mengonfirmasi bahwa nama Raffi disebut dalam perkara tersebut, di mana ia sempat menitipkan barang-barang elektronik ke Indonesia, termasuk iPhone 17, saat berkunjung ke kantor Blueray Cargo.
Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, mengungkapkan, "Betul, ada fakta saudara RA [Raffi Ahmad] itu menitip." Kasus ini menjadi perhatian publik, dan Raffi berharap klarifikasi yang ia sampaikan dapat memberikan kejelasan mengenai situasi yang sedang dihadapinya.
(wk/timw)