Sarwendah dan Ruben Onsu Siap Bertemu untuk Selesaikan Perselisihan Anak
Instagram/Sarwendah/Instagram
Selebriti

Sarwendah dan Ruben Onsu akan bertemu pada 11 Juli 2026 untuk menyelesaikan masalah pengasuhan anak.

WowKeren - Dalam upaya menyelesaikan konflik terkait pengasuhan anak, Sarwendah dan Ruben Onsu dijadwalkan bertemu tatap muka pada 11 Juli 2026. Pertemuan ini diinisiasi oleh Sarwendah dengan harapan dapat mengakhiri keributan yang telah berlangsung antara keduanya selama beberapa waktu terakhir.

Menurut pengacara Sarwendah, Chris Sam Siwu, pihaknya telah mengundang Ruben Onsu untuk hadir dalam pertemuan tersebut. "Pertemuan sudah kami undang. Masalah mereka hadir apa enggak, ya kami persilakan," ungkap Chris. Ia menambahkan, "Kalau memang mereka tidak bisa hadir, ya kami sangat menyayangkan. Tapi kami berharap mereka bisa hadir dalam pertemuan itu."

Chris juga menekankan bahwa pertemuan ini bukan hanya sekadar formalitas antara kuasa hukum, tetapi lebih kepada klien yang terlibat langsung. "Kami berharap ada titik temu, tidak lagi ribut-ribut. Bagaimanapun korban dari peristiwa ini bukan lagi para orang tuanya, tetapi anak-anak. Jadi itu yang kami hindari," jelasnya.


Sementara itu, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menyatakan bahwa pihaknya siap untuk memenuhi undangan tersebut. Namun, ia juga menekankan pentingnya keadilan dalam menjalani segala konsekuensi dari perceraian, termasuk hak Ruben untuk berbagi pengasuhan anak-anak mereka. "Sampai hari ini niat kita kan akan hadir, tapi siapa yang tahu hari esok? Betul, kan? Apakah tanggal 11-nya nanti tiba-tiba ada halangan apa tidak, kan kita enggak tahu, tapi marilah kita berdoa bersama supaya itu tidak ada halangan," ungkap Minola.

Minola menegaskan bahwa pertemuan pada 11 Juli harus fokus pada penyelesaian pengambilan keputusan sepihak terkait pengasuhan anak. Ia mencatat bahwa Ruben merasa tidak dilibatkan dalam diskusi mengenai kebutuhan pendidikan dan liburan anak-anaknya, sementara dia tetap diminta untuk membiayai semua kebutuhan tersebut. "Ruben adalah orang yang bertanggung jawab. Hanya saja jangan artinya itu tidak ada diskusi, jangan S saja memutuskan. Harusnya diskusi, dong," tuturnya.

Dengan latar belakang keributan yang melibatkan pengasuhan anak, pertemuan ini diharapkan dapat menjadi langkah positif bagi kedua belah pihak untuk mencapai kesepakatan yang lebih baik demi kepentingan anak-anak mereka.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait