Stray Kids menghadapi tuduhan plagiarisme setelah merilis MV baru yang dianggap mirip dengan THE BOYZ.
- Senin, 29 Juni 2026 - 05:33 WIB
WowKeren - Stray Kids baru-baru ini merilis video musik pra-rilis yang memicu kontroversi di kalangan penggemar K-Pop. Beberapa netizen Korea menyatakan bahwa video tersebut memiliki kesamaan mencolok dengan video musik lagu utama milik THE BOYZ, "TRIGGER", yang dirilis pada tahun 2024. Dalam perdebatan ini, terungkap bahwa kedua video tersebut disutradarai oleh Son Seung Hee (dikenal juga sebagai SAMSON), yang menjadikan tuduhan plagiarisme berubah menjadi kritik terhadap praktik 'daur ulang' karya sendiri.
Dalam sebuah postingan viral di komunitas online, para penggemar membandingkan adegan dari kedua video tersebut, menunjukkan bahwa keduanya memiliki lokasi pengambilan gambar, arahan, gaya, dan komposisi visual yang serupa. Menariknya, perbandingan ini lebih jelas terlihat saat menonton video daripada hanya membandingkan gambar diam. Hal ini memicu perdebatan di kalangan netizen, yang mulai mengalihkan fokus dari Stray Kids ke sutradara, menuduhnya melakukan "self-plagiarism".
“Saya mendengar bahwa arah dan lokasi pengambilan gambar bahkan tumpang tindih, jadi saya memeriksa, dan itu benar. Yang konyol adalah mereka memiliki sutradara MV yang sama, Son Seung Hee,” ungkap salah seorang netizen. Mereka merasa bahwa ini mencerminkan kurangnya etika profesional dalam industri.
Perbandingan waktu rilis antara video THE BOYZ pada 2024 dan video Stray Kids pada 2026 membuat tuduhan ini semakin terasa. Beberapa netizen berpendapat bahwa meskipun seorang sutradara memiliki gaya yang dikenali, tidak seharusnya dia mengulangi ide visual, set, dan pilihan pengarahan yang sama untuk proyek berbeda.
Kontroversi ini semakin memanas setelah komentar sutradara tersebut beredar kembali. Dalam komentarnya, ia menyatakan bahwa video tersebut diambil dengan cara yang hanya bisa dilakukan oleh Stray Kids. “Dari mitologi kuno hingga zaman sekarang, kami ingin menangkap warisan K dengan cara yang hanya bisa dilakukan oleh Stray Kids. Kami menginterpretasikan ide bahwa cahaya dan kegelapan ada bersama sepanjang sejarah melalui yin-yang Taegeuk,” jelas Son Seung Hee.
Banyak netizen menempatkan sebagian besar kesalahan pada sutradara, berargumen bahwa jika dua grup berbeda menggunakan profesional kreatif yang sama untuk proyek terpisah, masing-masing grup harus tetap mendapatkan konsep dan identitas visual yang berbeda. Mereka merasa bahwa menggunakan kerangka kerja yang sama untuk artis yang berbeda tidak adil bagi kedua grup, terutama ketika video musik idol berskala besar adalah proyek yang mahal dan dipromosikan dengan besar.
Di sisi lain, beberapa netizen menolak untuk langsung menyalahkan Stray Kids. Mereka berargumen bahwa para idol biasanya tidak bertanggung jawab atas pemilihan lokasi pengambilan gambar, set, penyuntingan, atau arah visual keseluruhan dari sebuah video musik. Banyak yang merasa kritik seharusnya ditujukan kepada tim kreatif dan mereka yang bertanggung jawab atas persetujuan konsep akhir.
“Apakah dia pikir ini hanya gayanya yang unik? Bukankah JYP pada dasarnya tertipu setelah membayar untuk ini?” tulis salah satu netizen. “MV idol besar adalah proyek besar yang menghabiskan banyak uang, jadi bagaimana dia bisa meng-copy-paste seperti itu? Ini pasti akan membuat penggemar dari kedua sisi kesal.”
Kontroversi ini juga memicu frustrasi di kalangan fandom, dengan beberapa penggemar THE BOYZ merasa video grup mereka diabaikan atau diserang dalam debat ini. Di sisi lain, penggemar Stray Kids merasa bahwa grup mereka ditempatkan dalam posisi yang tidak adil dengan tuduhan copy-paste ini.
Berikut video yang diunggah oleh Stray Kids, yang kini sedang menjadi sorotan:
Dan berikut video musik dari THE BOYZ yang dibandingkan:
Untuk menonton kedua video musik tersebut, kunjungi tautan berikut:
(wk/timw)