Wang Xiaofei, mantan suami Barbie Hsu, memberikan pernyataan terkait warisan aktris Taiwan tersebut.
- Jumat, 10 Juli 2026 - 10:33 WIB
WowKeren - Wang Xiaofei, mantan suami aktris Taiwan Barbie Hsu, baru-baru ini angkat bicara mengenai kontroversi yang berkembang terkait warisan Hsu. Dalam sebuah pernyataan resmi yang dikeluarkan melalui pengacaranya pada 8 Juli 2026, Wang menjelaskan situasi terkini mengenai warisan sang aktris, yang meninggal dunia pada Februari tahun lalu.
Kontroversi ini mencuat setelah ibu Barbie Hsu mengungkapkan bahwa ia tidak menerima bagian dari warisan putrinya, serta mengeluhkan kemungkinan terpaksa meninggalkan rumah yang dibeli dengan hasil kerja kerasnya. Dalam pernyataannya, Wang mengungkapkan bahwa ia telah membayar hipotek untuk rumah mantan istrinya yang terletak di Taipei, sementara suami Hsu saat ini, DJ Koo, tidak berniat mewarisi properti tersebut.
Wang menyatakan, "Saya telah meminta pengadilan untuk menunjuk wakil khusus bagi kedua anak kecil kami untuk melindungi hak-hak mereka." Pernyataan ini menunjukkan komitmennya untuk memastikan bahwa kepentingan anak-anak mereka diprioritaskan dalam proses pembagian warisan Hsu. Saat ini, pengacara yang ditunjuk oleh pengadilan sedang menangani proses hukum terkait pembagian warisan.
Dalam pernyataan tersebut, Wang menjelaskan bahwa dua pertiga dari warisan Barbie Hsu secara hukum jatuh kepada kedua anak kecilnya, dan ia akan mengelola aset tersebut melalui rekening amanah yang ditujukan khusus untuk mereka. Sementara itu, sepertiga bagian hukum DJ Koo akan ditangani sesuai dengan keinginan Koo, yang mana Wang menghormati keputusan tersebut.
Wang juga membantah laporan yang menyatakan bahwa properti tersebut akan dilelang, serta menegaskan bahwa ia terus membantu membayar hipotek agar tidak menjadi beban bagi kedua anak mereka. Mengenai klaim ibu Hsu yang merasa terancam untuk keluar dari rumah, Wang menekankan bahwa ia mendukung ibunya untuk tetap tinggal di rumah tersebut, dan mengatakan, "Kami tidak pernah meminta dia untuk pindah keluar."
Ia juga meminta masyarakat untuk menghentikan spekulasi yang tidak berdasar, karena laporan palsu dan rumor hanya akan menyakiti keluarga mereka. Wang menegaskan, semua keputusan di masa depan terkait warisan Hsu, pengelolaan aset, dan pengaturan tempat tinggal anak-anak mereka akan selalu mengutamakan kepentingan kedua anak tersebut.
Barbie Hsu meninggal dunia pada Februari tahun lalu akibat pneumonia akut yang disebabkan oleh flu saat sedang berlibur di Jepang bersama keluarganya. Ia berusia 48 tahun pada saat itu.
(wk/timw)