Youngjae GOT7 menuntut Art One Company untuk menyelesaikan pembayaran dari 'Dream High 2'.
- Selasa, 21 Juli 2026 - 07:34 WIB
WowKeren - GOT7’s Youngjae kembali mengungkapkan permintaan untuk menyelesaikan pembayaran yang belum dibayarkan oleh Art One Company terkait penampilannya dalam musikal 'Dream High 2'. Pada 20 Juli 2026, Youngjae mengunggah ulang pernyataan yang awalnya ia bagikan pada bulan Juni, meminta agar perusahaan segera menyelesaikan pembayaran yang tertunda.
Dalam unggahan tersebut, Youngjae menuliskan, “Silakan selesaikan penyelesaian pembayaran, dan semoga hari Senin Anda menyenangkan.” Ia juga mengklaim bahwa perusahaan telah berjanji untuk menyelesaikan masalah ini pada tanggal 9 Juni, tetapi hingga kini pembayaran tersebut belum juga diterima. “Mereka mengatakan semuanya akan diselesaikan pada 9 Juni, tetapi itu belum terpecahkan,” tulisnya. “Di bulan Agustus, hampir setahun sudah berlalu.”
Youngjae menegaskan agar pihak perusahaan tidak menggambarkan masalah ini sebagai penyelesaian yang sedang berlangsung setelah mereka diduga hanya melakukan pembayaran kecil dari total yang seharusnya dibayar. “Apakah saya meminta uang dengan cara yang tidak adil?” tanyanya. “Apakah waktu yang saya habiskan untuk berlatih, usaha saya, dan seluruh proses itu tidak berarti apa-apa?”
Ia juga menambahkan bahwa ia telah mendengar janji-janji berulang kali bahwa masalah ini akan diselesaikan dalam waktu sebulan dan menyebutkan Art One Company serta CEO mereka, Kim Eun Ha, dalam unggahannya. Sebelumnya, Art One Company menyatakan pada bulan Juni bahwa mereka telah berdiskusi untuk membayar sisa saldo yang terutang kepada perwakilan Youngjae sebelum akhir bulan tersebut.
Namun, pihak Youngjae menjawab bahwa belum ada tanggal pembayaran akhir yang disepakati secara resmi. Unggahan terbaru Youngjae menunjukkan bahwa sengketa pembayaran ini masih belum terselesaikan. Masalah ini semakin menarik perhatian setelah aktor musikal Peter mengklaim pada 7 Juli bahwa pembayaran untuk penampilannya juga tertunda lebih dari setahun.
Peter menyatakan bahwa perusahaan menawarkan untuk menyelesaikan pembayarannya setelah ia mengungkapkan situasi ini secara publik, dengan syarat ia menghapus unggahan di media sosial. Selain itu, Art One Company juga dilaporkan ke kantor tenaga kerja atas dugaan yang melibatkan gaji yang belum dibayarkan dan pembayaran pesangon. Hasil dari masalah tersebut belum dikonfirmasi secara publik.
Sementara itu, perusahaan terus melakukan persiapan untuk 'Dream High Season 3' bekerja sama dengan tim kreatif Universal Music. Mereka baru-baru ini mengumumkan perubahan pada periode penampilan dan lokasi musikal tersebut.
(wk/timw)