Taufik Hidayat Profile
Taufik Hidayat Profile Photo

Taufik Hidayat

Profesi
Pemain Bulutangkis
Tgl Lahir
Aug 10, 1981
Lahir di
Bandung, Indonesia
Profesi
Pemain Bulutangkis
Populer
Meraih medali emas untuk Indonesia pada Olimpiade Athena 2004
Tempat Lahir
Bandung, Indonesia
Tinggi Badan
176
Kewarganegaraan
Indonesia
Warna Rambut
Hitam
Warna Mata
Hitam
Ayah
Aris Haris
Ibu
Enok Dartilah
Suami/Istri
Armi Dianti Gumelar (sejak 4-Feb-2006)
Kekasih
Nola (penyanyi), Deswita Maharani (aktris), Linda Rahman
Anak-anak
Natarina Alika Hidayat (perempuan, l. 3-Agt-2007), Nayutama Prawira Hidayat (laki-laki, l. 11-Jun-2010)
Populer Sejak
Meraih medali emas untuk Indonesia pada Olimpiade Athena 2004

Taufik Hidayat sukses menjadi atlet Indonesia pertama yang berhasil menyandang dua gelar bergengsi di kejuaraan Olimpiade (Athena, 2004) dan Juara Dunia 2005 dari International Badminton Federation (IBF). Opik, sapaan akrab Taufik, lahir di Bandung, Jawa Barat, 10 Agustus 1981 dari pasangan Aris Haris dan Enok Dartilah.

Dunia bulutangkis bukan jadi sesuatu yang baru bagi Taufik. Ayahnya, Aris, kerap mengajak Opik kecil bermain bulu tangkis di GOR Pamor, Pangalengan sejak ia berusia 7 tahun. Dan dari situlah juara Indonesia Open enam kali ini mulai tertarik dengan olahraga raket. Ayahnya kemudian memasukan Opik ke klub badminton SGS pimpinan Lutfi Hamid yang berada di Bandung, disana ia dibimbing oleh Lie Sumirat.

Latihan yang dijalani Opik kecil harus memaksanya bolak-balik Pengalengan-Bandung. Rutinitas tersebut pun seringkali mengganggu sekolahnya. Untuk menjalani latihan yang semakin keras, sejak masuk SMP Taufik kemudian hijrah ke Bandung. Atlet dan sekaligus bapak dari Natarina Alika Hidayat dan Nayutama Prawira Hidayat itu mendapat kelonggaran untuk meraih prestasi bulu tangkisnya semasa SMA. Ia diperbolehkan mengikuti ujian akhir SMA susulan di ruang perpustakaan sendirian.

Taufik semakin menunjukkan bakatnya di dunia bulutangkis setelah lulus SMA. Hal itulah yang pada akhirnya membawa dia berhasil masuk Pelatnas Cipayung.

Dari pelatnas Cipayung, Taufik mengawali karirnya sebagai atlet bulutangkis. Puluhan gelar sukses diraih suami Amy Gumelar ini. Ia tercatat berhasil menjuarai event bulutangkis Indonesia Terbuka sebanyak enam kali (1999, 2000, 2002, 2003, 2004 dan 2006). Ditambah lagi menjuarai Piala Thomas (2000, 2002, 2004 dan 2006) serta Piala Sudirman (1999, 2001, 2003 dan 2005). Taufik juga menyandang gelar juara tunggal putra Asian Games (2002, 2006). Namun, torehan karir terbaik Taufik yang membuat namanya dikenal dunia adalah ketika ia berhasil menjuarai Olimpiade Athena 2004 melawan Seung Mo Shon dari Korea Selatan.

Meskipun dikenal kerap kali menjuarai pertandingan bulutangkis di dalam maupun luar negeri, Taufik beberapa kali diberitakan mengalami masalah dengan karirnya. Ia pernah diisukan akan hengkang dari Pelatnas PB PBSI dengan alasan ketidaknyamanan kondisi lingkungan. Selain itu, pemilik tempat pelatihan bulutangkis Taufik Hidayat Arena ini juga beberapa kali dikabarkan akan segera gantung raket. "Saya ingin pensiun dari bulu tangkis setelah Olimpiade London," ujarnya beberapa waktu lalu ketika bertanding di Malaysia Open Super Series.

Di luar karirnya sebagai pebulutangkis, nama Taufik Hidayat sering dikaitkan dengan beberapa nama wanita. Atlet berusia 32 tahun ini pernah menjalin hubungan asmara dengan beberapa nama artis Indonesia seperti, Nola Be3, Deswita Maharani, dan Linda Rahman. Bahkan seorang perempuan bernama Fanny mengaku telah melahirkan anak dari hubungannya dengan Taufik saat masih sekolah dahulu. Namun, perjalanan asmara yang panjang dari Taufik Hidayat berhenti pada nama Ami Gumelar, puteri Agum Gumelar, mantan Ketua Umum KONI pusat (2003-2007).