Obor estafet Olimpiade Beijing 2022, telah dimulai pada Rabu (2/2). Adapun lama obor estafet ini dipersingkat lantaran khawatir akan penyebaran COVID-19.
Sejak 23 Januari, terhitung ada total 200 kasus positif COVID-19 tercatat di Olimpiade. Yang mana dari jumlah 200 itu, 67 di antaranya adalah atlet dan ofisial.
Kabin yang luas itu berisi tempat tidur yang sama dengan tempat tidur yang ada di Wisma Atlet. Pengguna dapat menyesuaikan posisi mereka dengan remote control atau ponsel.
Sebagai informasi, Tiongkok mengisolasi semua orang yang datang dari luar negeri untuk tidak melakukan kontak apapun dengan masyarakat umum selama Olimpiade Beijing berlangsung.
Pihak penyelenggara Olimpiade Beijing 2022 yang akan digelar dalam waktu dekat itu selama ini diketahui telah mempersiapkan acara dengan matang, termasuk mengenai penginapan para atlet.
Dalam hitungan hari, Olimpiade Beijing 2022 akan digelar. Segala persiapan pun telah dimatangkan pihak penyelenggara, termasuk melakukan pengujian massal terhadap penduduk sekitar lokasi Olimpiade.
Panitia penyelenggara mengatakan bahwa infeksi kasus corona baru itu dikonfirmasi dari tes PCR yang dilakukan pada hari Minggu (23/1) di bandara Beijing.
Semua pembawa obor Olimpiade Beijing 2022 harus sudah divaksinasi dan akan diminta menjalani tes COVID-19 serta dipantau kesehatannya selama 14 hari sebelum estafet.
Olimpiade Beijing 2022 akan digelar dalam waktu dekat. Mengingat digelar di tengah pandemi COVID-19 dan ancaman varian Omicron, maka pihak penyelenggara memberlakukan aturan ketat.
Panitia mengatakan bahwa keputusan untuk tidak menjual tiket Olimpiade kepada masyarakat umum dilakukan karena situasi COVID-19 yang parah dan kompleks.
Menurut para pejabat, pria yang terinfeksi pertama kali mengalami sakit tenggorokan pada hari Kamis (13/1) sebelum mengalami kelelahan pada hari Jumat.
Menurut laporan Inside the Games, Pierre Ducrey selaku Direktur Operasi Olimpiade IOC mengatakan mereka masih menunggu kabar dari pejabat Tiongkok terkait hal ini.
Menurut penyelenggara, situasi virus corona untuk saat ini masih terkendali sehingga belum ada seruan yang diperlukan untuk mengunci ibu kota Tiongkok selama acara tersebut.