Makin Banyak Atlet dan Pelatih Olimpiade Beijing Positif COVID-19 Meski Prokes Sudah Sangat Ketat
Dunia

Sejak 23 Januari, terhitung ada total 200 kasus positif COVID-19 tercatat di Olimpiade. Yang mana dari jumlah 200 itu, 67 di antaranya adalah atlet dan ofisial.

WowKeren - Gelaran Olimpiade Beijing bulan ini dilaksanakan dalam prosedur kesehatan yang sangat ketat guna mencegah penyebaran infeksi COVID-19. Namun tetap saja, masih ada sejumlah orang terkait yang ternyata positif COVID-19.

Pihak penyelenggara pada Selasa (1/2) mengatakan bahwa ada hasil tes positif sebanyak 11 dari 379 atlet dan ofisial yang tiba pada hari sebelumnya. Untuk membatasi penyebaran infeksi, para delegasi yang positif itu telah dibawa ke hotel isolasi.

Tingkat tes positif untuk para atlet dan ofisial lebih besar, yakni 2,9 persen dibandingkan dengan 0,66 persen untuk "pemangku kepentingan" Olimpiade. Adapun kelompok pemangku kepentingan yang dimaksud meliputi pekerja dan media yang terdiri dari 1.059 orang.


Selama periode tiga hari dari Sabtu hingga Senin, tingkat positif untuk atlet dan ofisial adalah 40 persen lebih tinggi dibanding kedatangan Olimpiade lainnya. Pada Senin, tingkat infeksi tes untuk atlet dan ofisial yang sudah berada di dalam gelembung Olimpiade adalah 100 kali lebih tinggi dibandingkan dengan pekerja.

Diketahui, Tiongkok tengah mengejar strategi kesehatan publik tanpa toleransi. Sejak 23 Januari, terhitung ada total 200 kasus positif COVID-19 tercatat di Olimpiade. Yang mana dari jumlah 200 itu, 67 di antaranya adalah atlet dan ofisial sedangkan sisanya adalah dari kelompok pemangku kepentingan.

Salah satu yang dinyatakan positif corona adalah pemain ski Hong Kong Audrey King, yang tiba dari kamp pelatihan di Bosnia-Herzegovina. Kepada South China Morning Post ia mengatakan bahwa dia tidak memiliki gejala dan optimis bermain ski di slalom putri pada 9 Februari.

Selain King, peraih medali hoki Olimpiade dua kali Emma Terho juga dinyatakan positif. Terho yang merupakan perwakilan atlet paling senior di Komite Olimpiade Internasional mengaku senang dengan kebijakan Beijing. "Meskipun ini bukan awal yang saya bayangkan, saya senang melihat protokol yang diterapkan Beijing 2022 bekerja dengan baik," ujarnya.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait