Dua Minggu Di Bawah Tanah, 13 Orang yang Terjebak di Gua Thailand Berhasil Diselamatkan
Dunia

Saat awal ditemukan, rombongan pesebakbola dan seorang pelatihnya tersebut sudah terjebak selama hampir sepekan di gua tanpa makan dan minum.

WowKeren - Kegembiaraan dan kelegaan mengiringi keberhasilan tim penyelamat saat dengan sukses membawa keluar dengan selamat 12 bocah beserta satu pelatih mereka dari Gua Tham Luang di Thailand. Rombongan pesepakbola tersebut diketahui sudah terjebak selama 17 hari di bawah tanah.

Perjuangan tim penyelamat dalam operasi yang berlangsung selama 3 hari berturut-turut tersebut menjadi perhatian dunia. Perayaan dan rasa bahagia dirasakan di berbagai negara Asia Tenggara dan belahan dunia yang lain.

Dilansir BBC pada Rabu (11/7), sorak sorai juga terjadi di sekitar mulut gua Tham Luang di Provinsi Chiang Rai karena operasi yang melibatkan seluruh tim penyelam dan ratusan pekerja lain itu telah berhasil diselesaikan pada Selasa malam (10/7) kemarin. Sementara itu, di kota dengan Chiang Rai, berita bahagia ini disambut oleh klakson mobil dari orang-orang yang berada di rumah sakit tempat bocah-bocah yang terjebak dalam gua tersebut diberikan penanganan lebih lanjut. Di media sosial juga muncul tagar-tagar mengenai berita kemanusiaan ini seperti #Heroes dan #Thankyou.

Penyelamatan dilakukan oleh sebuah tim yang terdiri atas 90 penyelam ahli, 40 orang dari Thailand dan 50 orang dari luar negeri. Masing-masing anak ditemani oleh dua orang penyelam untuk melalui kegelapan dan lorong-lorong gua yang terendam air. Penyelematan tersebut dinilai sangat menakjubkan lantaran medan yang sulit dan berbahaya bahkan membuat penyelam profesional bisa merasa kesulitan.

Kabar yang ramai dibicarakan oleh dunia ini bermula saat 12 anak anggota Tim Kesebelasan Babi Liar masuk ke dalam Gua Tham Luang bersama dengan satu orang pelatih mereka pada 23 Juni 2018 yang lalu. Nahas, hujan deras yang memicu banjir membuat rombongan tersebut terjebak di dalam gua tanpa makanan dan minuman.

Pada Senin (2/7), anak-anak tersebut akhirnya ditemukan. Mereka semua masih hidup di sebuah daratan yang lebih tinggi di dalam gua. Sayangnya, mereka tidak bisa langsung dikeluarkan lantaran air yang masih tinggi dan mereka tidak memiliki kemampuan yang cukup untuk berenang dan menyelam.

Meski berhasil diselamatkan, kabar duka justru datang dari anggota tim penyelamat. Salah satu mantan Angkatan Laut Thailand yang menjadi relawan penyelam harus meninggal dunia. Saman Kunan tewas kehabisan oksigen saat sedang mengantarkan selang oksigen ke tempat anak-anak yang terjebak di gua. Kematiannya sekaligus menunjukkan betapa berisikonya misi penyelamatan ini.

You can share this post!

Related Posts