Polisi membawa telepon genggam dan hard drive komputer Dr. Conrad Murray dari pemeriksaan kedua di rumah dan kantornya guna mencari catatan medis Michael.
- Tim WowKeren
- Rabu, 29 Juli 2009 - 10:17 WIB
WowKeren - Penyelidikan terhadap kasus kematian Michael Jackson terus bergulir. Kali ini pihak kepolisian bekerjasama dengan bagian khusus obat-obatan (Drug Enforcement Administration) kembali memeriksa kediaman dan kantor dokter pribadi almarhum, Dr. Conrad Murray, di Las Vegas pada hari Selasa lalu.
Seperti yang dilansir oleh Reuters, pengacara Conrad, Ed Chernoff, mengatakan pemeriksaan yang kedua ini bertujuan untuk mencari semua catatan medis dengan nama Michael ataupun nama-nama samaran Michael lainnya. Ed menambahkan jika Conrad juga hadir dan membantu petugas kepolisian ketika memeriksa rumahnya. Ia lalu menyebutkan bahwa petugas membawa telepon genggam dan hard drive komputer Conrad.
Terkait dengan pencarian catatan medis tersebut, sebenarnya pihak berwajib memusatkan penyelidikan untuk mencari resep obat dari dokter yang diperkirakan digunakan oleh pelantun lagu "Thriller" ini. Mereka terutama mencari penggunaan obat bius propofol dan Conrad kemungkinan berperan besar dalam penyediaan obat tersebut.
Penggeledahan yang dilakukan petugas ini berselang tidak sampai seminggu dari penggeledahan pertamanya di klinik Conrad di Houston. Pada penggeledahan pertama tersebut petugas bertujuan untuk mencari bukti pembunuhan terhadap Michael.
Penyelidikan kasus kematian ini berhubungan dengan Conrad karena ia adalah orang yang berada di sisi Raja Pop ketika ia menghembuskan nafas terakhirnya. Selain itu, ia juga merupakan orang yang pertama kali berusaha memberikan resusitasi jantung ketika paramedis dari unit pemadam kebakaran datang. Namun, akhir Juni lalu Conrad dibebaskan dari status tersangka dan ia juga bersedia untuk bekerjasama membongkar misteri kematian Michael.
Michael ditemukan tidak bernafas di rumah sewaannya di Holmby Hills bulan Juni lalu. Ia dikabarkan meninggal dunia akibat gagal jantung. Adapun penyebab kematiannya masih penuh dengan misteri dan masih terus diselidiki oleh pihak yang berwenang.
(wk/)