dr. Ngabila Salama menegaskan bahwa larangan ibu hamil minum air dingin adalah mitos.
- Minggu, 05 Juli 2026 - 14:01 WIB
WowKeren - Di tengah berbagai mitos yang beredar di masyarakat, dr. Ngabila Salama, praktisi kesehatan masyarakat, menegaskan bahwa larangan bagi ibu hamil untuk mengonsumsi air dingin adalah mitos yang tidak berdasar. Dalam podcast "Weekend Sehat bersama dr. Ngabila" yang tayang di kanal YouTube Cumicumi pada 4 Juli 2026, ia menjelaskan bahwa tidak ada pengaruh negatif dari konsumsi air dingin terhadap janin.
"Banyak mitos-mitos sih. Kayak misalnya enggak boleh minum air es, nanti bayinya gendut, bayinya sakit, enggak ada! Air biasa, air es, air putih aman... enggak ada beda-bedanya," ujar dr. Ngabila. Ia menekankan bahwa faktor yang lebih berpengaruh terhadap berat badan janin adalah pola makan ibu secara keseluruhan, bukan suhu air yang diminum.
Selama air yang dikonsumsi bersih dan aman, ibu hamil diperbolehkan untuk menikmati air dingin, air es, maupun air biasa tanpa rasa khawatir. Namun, dr. Ngabila tetap mengingatkan bahwa ada beberapa kondisi yang perlu diperhatikan, terutama pada trimester pertama kehamilan. Pada fase ini, organ-organ janin sedang dalam proses pembentukan, sehingga ibu hamil disarankan untuk lebih selektif dalam memilih makanan.
Kekhawatiran utama yang mendasari anjuran tersebut adalah risiko infeksi, seperti toksoplasma, yang dapat berasal dari makanan mentah atau kurang higienis. "Mungkin yang agak harus dihindari di trimester awal 12 minggu pertama kan itu organ-organ masih sedang terbentuk, misalnya seperti hindari makanan-makanan jorok ataupun mentah seperti sushi misalnya ya. Tapi kalau sushinya di restoran yang bagus hygienya enggak apa-apa," jelas dr. Ngabila.
Lebih lanjut, dr. Ngabila mengingatkan bahwa banyak pantangan yang beredar di masyarakat sebenarnya tidak memiliki dasar medis yang kuat. Hal ini bisa membuat ibu hamil merasa terbebani dengan berbagai larangan yang tidak perlu. "Melalui pemahaman mana mitos dan mana fakta, ibu hamil diharapkan bisa lebih tenang menjalani kehamilan tanpa terbebani pantangan yang tidak perlu," ungkapnya.
Dalam konteks ini, penting bagi ibu hamil untuk lebih memperhatikan kebersihan makanan dan minuman yang mereka konsumsi, terutama pada masa-masa awal kehamilan ketika organ janin sedang berkembang. Dengan pemahaman yang benar tentang mitos dan fakta seputar kehamilan, diharapkan ibu hamil dapat menjalani kehamilan mereka dengan lebih nyaman dan aman.
(wk/timw)