Akibat ulahnya, Peter Kowalczyk dituntut dengan tuduhan tindak penganiayaan dan kini ia mendekam di dalam sel khusus bagian kesehatan mental.
- Tim WowKeren
- Jumat, 16 Oktober 2009 - 10:42 WIB
WowKeren - Sehari berselang setelah peristiwa pemukulan Leona Lewis oleh seorang lelaki tak dikenal dalam acara tanda tangan, kini lelaki tersebut harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Seperti dilansir oleh majalah People, Kamis tanggal 15 Oktober, Peter Kowalczyk dituntut atas tuduhan penganiayaan.
Pria berusia 29 tahun tersebut kemudian ditempatkan di tahanan khusus bagian kesehatan mental setelah memukul penyanyi Leona di London hari Rabu lalu. Peter akan menghadiri sidang pertamanya yang digelar 26 Oktober mendatang di Pengadilan Magistrat Westminster.
Sehubungan dengan peristiwa pemukulan tersebut, Leona merilis pernyataan di halaman web sitenya: "Terima kasih banyak untuk semua dukungan kalian. Kemarin merupakan kejadian mengerikan yang membuat saya sangat sedih dan terluka. Saya meminta maaf untuk para penggemar lainnya yang tidak sempat bertemu saya. Sekali lagi terima kasih banyak untuk semua pesan kalian. Dengan penuh cinta, Leona."
Insiden pemukulan ini terjadi ketika Leona berada di toko buku Waterstone di London untuk menandatangani buku autobiografinya "Dreams" yang akan diluncurkan bulan depan. Setelah sekitar 90 menit pelantun lagu "Bleeding Love" itu berada disana, tiba-tiba seorang lelaki yang berbaris di antrian berjalan mendekati Leona sambil membawa buku. Setelah Leona menandatanganinya dan kemudian melihatnya, lelaki tersebut memukul kepala Leona.
Leona mulai dikenal setelah ia keluar sebagai pemenang di acara ajang pencarian bakat "X Factor" tahun 2006. Namanya kian berkibar lewat album debut "Spirit" yang berhasil mengantarnya masuk dalam tiga nominasi Grammy tahun lalu. Belakangan ia baru saja merilis single terbaru "Happy" dari album kedua yang akan rilis bulan depan, "Echo".
(wk/)