Kemenangan Yujin IVE di lotere apartemen mewah memicu diskusi tentang keadilan sistem perumahan di Seoul.
- Rabu, 15 Juli 2026 - 00:05 WIB
WowKeren - Yujin, anggota grup K-Pop IVE, menjadi sorotan publik setelah berhasil memenangkan lotere untuk unit apartemen mewah. Menurut laporan yang diterbitkan pada 10 Juli oleh Maeil Business Newspaper, Yujin terpilih dalam lotere penjualan umum untuk proyek redevelopmen besar, The H Bangbae, yang terletak di Bangbae-dong, Distrik Seocho, Seoul.
Proyek ini pertama kali diperkenalkan pada Agustus 2024 dengan harga unit yang berkisar antara ₩1,70 miliar KRW (sekitar $1,14 juta USD) hingga ₩2,76 miliar KRW (sekitar $1,84 juta USD), tergantung pada ukuran unit. Lotere ini awalnya mencakup sekitar 215 unit yang berukuran 84 meter persegi atau lebih, dan tidak memerlukan pemilik untuk tinggal di dalamnya, sehingga menarik banyak peminat.
Yujin dilaporkan berhasil mendapatkan salah satu unit tersebut, meskipun persaingan sangat ketat. Untuk dapat berpartisipasi dalam lotere, pelamar harus memiliki skor langganan perumahan di atas 70 poin, yang menunjukkan bahwa hanya mereka yang memiliki kondisi keuangan yang cukup baik yang dapat bersaing. Unit 84 meter persegi yang dijual seharga ₩2,24 miliar KRW memiliki nilai pasar saat ini mencapai ₩4,00 miliar KRW di pasar resale, sehingga Yujin diperkirakan telah meraup keuntungan sekitar ₩2,00 miliar KRW (sekitar $1,33 juta USD) dari kemenangan ini.
Reaksi awal publik terhadap kemenangan Yujin cukup beragam. Banyak yang mengagumi keberuntungannya, dengan komentar seperti, “Wow… sepertinya beberapa orang memang ditakdirkan untuk sukses,” dan “Sungguh mengejutkan bahwa idol papan atas seperti dia mendaftar untuk langganan perumahan dan memenangkan lokasi yang sangat strategis.” Namun, seiring berjalannya waktu, banyak netizen mulai mempertanyakan keadilan sistem lotere ini.
Banyak kritik muncul dengan alasan bahwa meskipun rumah dialokasikan melalui lotere, hanya orang-orang yang cukup kaya yang bisa berpartisipasi. Untuk mendapatkan unit di The H Bangbae, pembeli harus membayar uang muka sebesar 20%, yang berarti pelamar perlu memiliki lebih dari ₩400 juta KRW (sekitar $267.000 USD) dalam bentuk tunai untuk unit terkecil. Selain itu, proyek ini tidak menawarkan pembiayaan bunga ditangguhkan, sehingga pembeli yang menggunakan pinjaman konstruksi harus membayar bunga selama periode pembayaran.
Karena persyaratan yang ketat ini, banyak yang merasa bahwa kaum muda yang tidak memiliki kemampuan finansial seperti Yujin secara efektif dikecualikan dari kesempatan untuk bersaing mendapatkan apartemen yang disebut sebagai lotere ini. Meskipun kemenangan besar Yujin memicu perdebatan kontroversial, tidak ada kritik yang ditujukan langsung kepada dirinya. Fokus diskusi para netizen lebih kepada isu yang lebih luas mengenai krisis perumahan di Seoul dan kebutuhan untuk reformasi sistem langganan agar lebih adil bagi para pembeli rumah muda yang baru pertama kali.
(wk/timw)