Salah satu simpatisan anti narkoba mengecam pelantun single "Angels" ini karena ia menggambarkan ganja sebagai obat yang menyenangkan.
- Tim WowKeren
- Selasa, 09 Maret 2010 - 16:56 WIB
WowKeren - Robbie Williams mendapat banyak kecaman gara-gara ucapannya yang mendeskripsikan bahwa ganja adalah obat-obatan yang sangat menyenangkan. Salah seorang simpatisan anti narkoba, Debra Bell mengutuk penyanyi asal Inggris tersebut.
"Apakah ia benar-benar mengetahui apa yang diucapkannya itu?" ujar Debra yang menulis buku tentang efek buruk dari ganja yang digunakan oleh putranya, seperti dikutip dari surat kabar Mirror. "Obat-obatan ini dapat menyebabkan kerusakan besar pada anak-anak dan keluarga."
Pernyataan kontroversial robbie tersebut dikemukakannya dalam wawancaranya dengan majalah Radio Times. Pelantun single "Better Man" yang pernah berjuang melawan kecanduan narkoba ini mengakui bahwa berat badannya naik ketika menghisap ganja.
"Ganja adalah obat yang menyenangkan. Ini adalah obat yang menyenangkan. Tetapi, itu tidak bercampur baik dengan saya. Itu tidak berlangsung cepat, maksud saya, saya akan menjadi gila dengan minum secangkir teh! Serius," ungkap Robbie. "Kafein di dalamnya cukup membuat saya gila. Tetapi, berbeda dengan ganja karena saya menyukainya."
Robbie sebelumnya telah pernah mengungkapkan perjuangannya mengatasi kecanduan alkohol dan obat-obatan terlarang. Penyanyi berusia 36 tahun yang telah berkali-kali meraih penghargaan BRIT Awards ini telah dua kali masuk panti rehabilitasi.
Robbie mengawali karirnya sebagai penyanyi bersama grup musik Take That di tahun 1989 yang kemudian ditinggalkannya tahun 1995. Namanya kemudian melejit lewat single "Angels" dari album debut solonya "Life Thru A Lens" (1997). Ia kini tengah menggarap lagu baru dengan rekannya di grup band Take That, Gary Barlow.
(wk/)