Perjanjian kontrak senilai 250 juta dolar untuk merilis lagu-lagu almarhum yang belum pernah didengar sebelumnya ini merupakan yang terbesar dalam sejarah bisnis rekaman.
- Tim WowKeren
- Rabu, 17 Maret 2010 - 11:56 WIB
WowKeren - Sembilan bulan berlalu setelah kematian Michael Jackson, pengelola warisan sang Raja Musik Pop telah menandatangani kontrak rekaman terbesar sepanjang sejarah. Perjanjian kontrak senilai 250 juta dollar tersebut memberikan hak bagi Sony Music untuk menjual lagu-lagu Michael yang belum pernah dirilis.
Seperti dilansir dari CNN, lusinan lagu Michael ini akan dirilis dalam waktu tujuh tahun ke depan (hingga 2017) untuk sepuluh album baru. Rencananya, studio Columbia Epic Records milik Sony akan merilis proyek pertama bulan November 2010.
"Sesuai dengan semua kriteria, perjanjian dengan Sony Music menunjukkan kekuatan akhir dari musik Michael dengan melampaui kontrak yang pernah ada," ujar salah satu pengelola kekayaan Michael, John Branca, dalam pernyataannya. Terkait kontrak ini, hakim Pengadilan Los Angeles, Mitchell Beckloff, juga telah memberikan lampu hijau.
Delapan tahun terakhir sebelum Michael meninggal Juni lalu, pelantun single "Thriller" ini telah berjuang menghadapi masalah obat-obatan dan keuangan dan selama itu ia tidak merilis album baru dengan materi orisinil. Meskipun demikian, Michael masih tetap menulis dan merekam lagu-lagu baru.
(wk/)