Gara-Gara Narkoba, Steven Tyler Nyaris Dipecat Dari Aerosmith
Musik

Usai kecelakaan saat konser tahun 2009, Steven sempat terlibat pertikaian dengan personil lain yang mengganggap kecelakaan itu karena dia kembali mengkonsumsi narkoba.

WowKeren - Vokalis band Aerosmith, Steven Tyler, angkat bicara seputar karirnya sebagai penyanyi yang hampir kandas karena narkoba dan alkohol. Saat menggelar pertunjukan di South Dakota 2009 silam, Steven sempat jatuh dari atas panggung ketika menyanyikan single "Love In An Elevator".

Kecelakaan itu menyebabkan Steven mengalami patah bahu dan luka di kepala sehingga terpaksa harus dirawat di rumah sakit. Akibatnya para personil lainnya terpaksa membatalkan rangkaian tur konser tersebut. Tak hanya itu, mereka menuduh kecelakaan tersebut terjadi karena Steven kembali mengkonsumsi narkoba.

"Itu adalah masa penuh cobaan dan kerja keras bagi saya," ungkap Steve pada majalah Rolling Stones. "Usai kejadian itu, kami tidak saling bicara satu sama lain dan Joe Perry (gitaris) memutuskan untuk mencari penyanyi lain. Saya tak tahu apa yang dia pikirkan tetapi kami membuat perjanjian satu sama lain dan lebih pentingnya lagi para personil band bermain lebih baik."


Masih tentang Aerosmith, baru-baru ini Joe mengungkapkan kalau dia hendak pensiun dari karirnya sebagai musisi dan anggota band yang membesarkan namanya itu. Keinginan Joe untuk pensiun semakin mantap ketika Steven mengumumkan rencananya untuk vakum dan hanya setuju tampil di tur konser Aerosmith.

"Ada suatu masa dimana saya ingin pergi tempat ini (Aerosmith) karena saya telah melakukan semuanya," ungkap musisi yang baru pulih dari kecelakaan tersebut. "Saya telah bepergian cukup lama untuk membuktikan apa yang ingin saya buktikan, mendapatkan gadis yang ingin saya dapatkan, untuk mendapatkan kekayaan yang selalu saya inginkan dan meminum semua jenis bir yang saya ingin minum."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!