Tak hanya mengungkapkan kepribadiannya yang selalu aktif, Justin juga mengaku kalau ia ingin membuat semua orang bahagia seperti idolanya, Michael Jackson.
- Tim WowKeren
- Rabu, 05 Januari 2011 - 11:16 WIB
WowKeren - Kepribadian Justin Bieber sungguh tak terduga. Secara terang-terangan, Justin mengakui kalau ia bukanlah sosok yang normal. Tak hanya itu, Justin juga mengaku kalau musisi berkulit hitam justru menjadi inspirasi utamanya sebagai penyanyi.
"Saya gila. Saya memang benar-benar gila. Seperti itulah otak saya bekerja. Saya bukanlah orang yang normal. Saya rasa, pikiran saya selalu bekerja dengan kecepatan penuh seperti saat sedang mengikuti perlombaan. Namun saya rasa mungkin seperti itulah tipe terbaik seorang musisi," kata Justin pada majalah Vanity Fair edisi Februari 2011. "Musik adalah musik dan saya pastinya terilhami oleh karya Michael Jackson dan Boyz II Men dan artis kulit hitam lainnya yang saya sukai. Namun ini bukan karena warna kulit mereka tetapi karena saya suka suara mereka dan saya suka cara mereka menyajikan hiburan."
Bagi Justin, sosok Michael Jackson dianggapnya sebagai contoh untuk mengembangkan kepribadian sekaligus karirnya sebagai penyanyi. "Dia tak pernah membatasi dirinya, semua orang menyukainya dan itulah target saya yakni ingin membuat semua orang bahagia, menjadi inspirasi bagi mereka dan membuat semua orang mengikuti jejak saya," ujar penyanyi yang mengaku ingin pergi ke luar angkasa dan mengunjungi Bulan ini.
Tak hanya itu, Justin juga mengungkap kalau ia kerap menderita insomnia. Penyanyi berusia 16 tahun asal Kanada ini juga mengaku benci sekolah dan membaca buku. Meski demikian, Justin punya satu buku favorit yang rajin ia baca dan kerap menemaninya selama tur konser, best seller "Rich Dad Poor Dad" karangan Robert Kiyosaki. Justin mengungkapkan kalau Will Smith-lah yang menganjurkannya agar membaca buku tentang manajemen keuangan tersebut.
Sementara itu, beberapa orang terdekat Justin seperti ibunya, Pattie Mallette, berharap agar Justin tetap menjadi sosok yang sederhana meski ia kini sukses sebagai penyanyi. Sedangkan mentor Justin, Usher, mengungkapkan kalau ia selalu yakin akan potensi Justin untuk menjadi terkenal sejak ia pertama kali bertemu Justin.
Wawancara tersebut juga memuat foto Justin yang dihujani tanda bibir sebagai sampul depan. Sedangkan di bagian dalam majalah, memuat foto saat Justin bersantai dalam sebuah ruangan berjendela kaca dan kerumunan remaja putri terlihat memandangi Justin dari luar jendela.
(wk/)