Menurut isi dari buku tersebut, Paris mengatakan tidak tahan bersama pria kulit hitam dan tidak ingin menyentuhnya.
- Tim WowKeren
- Jumat, 25 Maret 2011 - 16:28 WIB
WowKeren - Paris Hilton meminta pengacaranya untuk melaporkan penulis Neil Strauss yang telah menuduh dirinya membuat komentar rasis dalam sebuah wawancara, yang dimasukkan dalam bukunya berjudul "Loves You When You're Dead: Journeys Into Fame dan Madness". Buku tersebut muncul awal pekan ini secara online dan membuat heboh. Paris mengatakan bawah isi dalam buku itu adalah tuduhan sangat menggelikan.
Yang membuat heboh adalah tulisan Neil yang diklaim diambil dari wawancara dengan Paris tentang seorang pria kulit hitam. Dalam tulisan itu dikisahkan, Paris sedang berkencan dengan seorang pria. Paris kaget ketika menyadari bahwa pasangannya itu berkulit gelap setelah mereka pindah ke daerah yang lebih terang.
"Saya tidak tahan laki-laki berkulit hitam," kata Paris seperti yang ditulis Neil dalam bukunya itu. "Saya tidak pernah menyentuh mereka. Itu sangat menjijikkan."
Namun, fitnah yang disampaikan Neil dalam tulisannya itu dibantah juru bicara Paris. Mereka kemudian meminta pengaraca Paris agar melaporkan hal ini ke petugas kepolisian.
"Tuduhan ini sungguh tidak benar dan menggelikan," kata juru bicara Paris seperti diberitakan contactmusic. "Kami telah mengirim klaim ke pengacara Nona Hilton untuk ditindaklanjuti. Ini contoh dimana seseorang membuat klaim palsu demi keuntungan finansial."
Menurut sumber Paris, buku tersebut berisi kutipan dari sebuah wawancara dengan Hilton yang diduga diambil tahun 1999. Saat itu, Neil mengaku akan membuat komentar kontroversial tentang kehidupan cinta Paris.
(wk/)