Toni mengeluarkan biaya yang banyak untuk mengangkat benjolan di payudaranya serta perawatan di rumah sakit karena menderita Microvascular Angina.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 09 April 2011 - 12:24 WIB
WowKeren - Setelah bertahun-tahun kehilangan informasi dan rumor, Toni Braxton akhirnya berterus terang tentang keputusannya untuk mengajukan permohonan bangkrut sebanyak dua kali. Terakhir, Toni mengajukan permohonan bangkrut di California tahun lalu.
Dokumen resmi menunjukkan dia berhutang sebanyak 50 juta dollar kepada berbagai kreditur, termasuk Wells Fargo Bank dan The Four Seasons. Dia juga berutang dalam jumlah besar kepada DMVs di wilayah California dan Nevada. DMVs merupakan departemen yang mengutus tentang pendaftaran dan perijinan mengemudikan kendaraan di Amerika Serikat.
"Saya memiliki masalah kesehatan yang menyebabkan keuangan saya berantakan," kata Toni kepada PopEater melalui acara "Naughty But Nice". "Dan masalah itu tidak selalu tentang saya pribadi, tapi berimbas kepada keuangan juga bisnis saya."
Pelantun "You're Makin' Me High" ini mulai mengalami masalah kesehatan tahun 2007 dan 2008. Ia menghabiskan banyak biaya untuk melakukan pengangkatan benjolan di payudaranya, meski dia mengaku bahwa benjolan itu bukan kanker yang menakutkan.
Selain itu, penyanyi berusia 43 tahun ini juga harus menjalani perawatan di rumah sakit setelah didiagnosa menderita Microvascular Angina. Penyakit ini memberikan rasa nyeri di dada seperti rasa terbakar dan tulang seakan remuk.
"Sekarang saya hidup dengan baik," kata Toni. "Tapi tidak memiliki tiga rumah, tidak seperti itu lagi."
Toni sekarang mempromosikan program talkshow "Braxton Family Values" yang disiarkan jaringan TV WE mulai Selasa 12 April. Takshow ini diasuh bersama kakaknya, Tamar. Menurut Toni, acara ini merupakan ide dari kakaknya agar penggemarnya bisa mengetahui perjalanan kehidupannya.
(wk/)