Selain Julianne, bintang lain yang ikut bermain dalam film seputar kampanye presiden 2008 itu antara lain Ed Harris, Larry Sullivan, Jamey Sheridan dan Melissa Farman.
- Tim WowKeren
- Kamis, 28 April 2011 - 13:52 WIB
WowKeren - Julianne Moore akan mengukuhkan diri sebagai aktris yang bisa memerankan karakter tokoh politik di Amerika Serikat. Kemampuan Julianne kembali terbukti dengan memerankan mantan gubernur Alaska, Sarah Palin, dalam film HBO, "Game Change".
Seperti diberitakan Screen Rant, HBO telah meluncurkan foto pertama Julianne saat memerankan Sarah. Menggunakan blazer merah, Julianne tampak seperti kembaran Sarah. Bukan itu saja, yang membuat Julianne makin mirip Sarah karena pemilihan make-up dan riasan wajahnya yang disamakan. Penggambaran dramatis Julianne dalam film tersebut dinilai lebih daripada yang pernah dilakukan Tina Fey.
Julianne juga pernah melakukan tes make-up film HBO, "The Special Relationship" untuk peran Hillary Clinton. Julianne hampir mirip dengan istri Bill Clinton tersebut, sayang dia tidak mengambil peran tersebut karena lebih memilih tampil di "The Kids Are All Right".
Selain Julianne, muncul sejumlah bintang yang ikut bergabung seperti Ed Harris yang akan memerankan pesaing Presiden Barack Obama, John McCain. Sementara bintang "CSI: Crime Scene Investigation", Larry Sullivan, memerankan wakil kepala staf Sarah Palin, Chris Edwards. Bintang serial TV "Trauma", Jamey Sheridan, menjadi penasehat senior John, Mark Salter. Adapun Melissa Farman menjadi putri Sarah, Bristol Palin.
Film ini diangkat dari buku laris dengan judul sama karya John Heilemann dan Mark Halperin. Film tersebut merupakan kerjasama kedua antara sutradara Jay Roach dengan penulis naskah Danny Strong setelah sebelumnya mereka berkolaborasi dalam film HBO, "Recount" (2008). Sedangkan Tom Hanks dan Gary Goetzman akan menjabat sebagai eksekutif produser dalam proyek tersebut.
"Game Change" yang diproduksi Playtone Production ini berpusat pada kampanye presiden Amerika Serikat, John McCain, tahun 2008. Mulai dari seleksi kontroversi yang dilakukan Sarah sampai kekalahan John oleh Barack Obama di pemilihan umum.
(wk/)