Pengacara Adjie merasa kasus penggelapan pengadaan seragam pegawai BRI telah selesai sekitar 2007 dan utang Adjie juga sudah ia lunasi.
- Tim WowKeren
- Rabu, 25 Mei 2011 - 08:23 WIB
WowKeren - Salah satu perancang ternama Indonesia, Adjie Notonegoro, kembali berurusan dengan pihak berwajib. Ia kini ditahan di Rutan Salemba atas kasus penipuan dan penggelapan pengadaan seragam pegawai Bank Rakyat Indonesia (BRI).
"Dia (Adjie) ditahan sejak hari ini," ungkap Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Suhendra, kepada wartawan, Selasa 24 Mei, seperti dilansir dari Okezone. "Jadi kasus ini bermula dari keterlibatan Adjie dalam pengadaan baju seragam bagi karyawan BRI. Sebagai modal, Adjie pun meminjam sejumlah uang kepada Yusuf Wahyudin dari PT Apac Inti Corpora sebesar Rp 147 juta dan dari Dewi Cinta sebesar Rp 107 juta. Namun dalam perjalanannya, Adjie tak kunjung membayar uang pinjaman tersebut."
Akibat perbuatannya itu, paman Ivan Gunawan ini dijerat pasal pasal 372 dan 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan. Ditambahkan Suhendra, pihak jaksa penuntut umum kini sedang menyusun surat dakwaan.
Sementara itu, pengacara Adjie, Afrian Bondjol, mengaku pada detikHot kalau pihaknya akan melakukan penangguhan penahanan. Hal ini karena Adjie sama sekali tak akan melarikan diri ataupun berniat menyingkirkan barang bukti. Pengacara yang pernah menangani kasus video porno Luna Maya dan Ariel tersebut merasa kejaksaan terlalu terburu-buru melakukan penahanan mengingat kasus tersebut kabarnya telah diselesaikan sejak lama.
"Kita minta asas praduga tak bersalah tetap ditegakkan, kita ini disini adalah pihak yang dikorbankan, klien kita merasa dikorbankan," kata Afrian. "Semua sudah lunas kok, jadi nggak masalah. Ini juga kan perkara dari tahun 2007 kenapa baru sekarang?"
Ini bukan pertama kalinya bagi perancang kelahiran 18 Juli 1961 tersangkut kasus penggelapan. Sebelumnya Adjie tersangkut kasus penggelapan uang hasil penjualan berlian milik Mervin sebesar Rp 860 juta. Adjie sempat ditahan di Rutan Cipinang selama 4 bulan karena tak bisa melunasi utangnya.
(wk/)