Google Labs Resmi Ditutup
SerbaSerbi

Google menutup laboratorium tersebut karena ingin berkonsentrasi pada pengembangan produk baru dan masalah energi di California.

WowKeren - Bagi yang kerap browsing ke situs Google Labs, bersiaplah kecewa. Mulai Rabu 20 Juli, Google resmi menutup "laboratorium online"nya itu.

Tujuan penutupan tersebut karena pihak Google ini lebih berkonsentrasi pada masalah pengembangan dan energi. CEO Google, Larry Page, mengungkapkan kalau hal ini perlu dilakukan mengingat mereka harus berkonsentrasi pada pengembangan produk di kantor pusat Google, California.


Sebagai informasi, Google Labs merupakan layanan online bagi user untuk bisa menjajal versi awal dari sejumlah fitur ataupun produk baru sebelum diluncurkan ke pasar yang lebih luas. Beberapa produk yang pernah diuji cobakan itu diantaranya Sky Map for Android (aplikasi peta), Picasa for Mac, City Tours dan Google News Timeline.

"Sementara kami mempelajari banyak hal dari peluncuran prototipe awal di Labs, kami juga meyakini kalau fokus terbesar yang sangat krusial adalah jika kami membuat peluang masa depan yang hebat," kata Senior Vice Presiden bidang riset dan sistem infrastruktur, Bill Coughran. Untungnya, tak semua eksperimen di Labs akan dihentikan. Ditambahkan Bill sejumlah produk akan tetap bisa diujicoba terutama untuk jenis aplikasi bagi peralatan yang dioperasikan dengan software Android.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!