Ini merupakan kejadian sangat langka dimana rata-rata hanya ada satu kasus dilaporkan terjadi setiap tahun di seluruh dunia.
- Tim WowKeren
- Rabu, 10 Agustus 2011 - 08:43 WIB
WowKeren - Seorang wanita India menjadi pusat perhatian dunia. Rinku Devi berbeda dari wanita kebanyakan karena memiliki dua rahim dalam perutnya dan berhasil melahirkan putra kembar dari masing-masing rahim tersebut.
Dokter yang menagani Devi tertegun karena bayi dalam ovarium yang berbeda tetap sehat. Ini merupakan kejadian yang sangat langka dimana rata-rata hanya satu kasus dilaporkan setiap tahun di seluruh dunia.
Wanita berusia 28 tahun itu memang yakin dia mengandung bayi kembar, tapi dia sama sekali tidak mengetahui kondisi medis, termasuk memiliki dua rahim yang dikenal sebagai uterus didelphys atau rahim ganda.
"Saya baru tahu tentang memiliki dua rahim ketika akan melahirkan," kata istri perwira intelijen di India itu. "Saya tidak tahu bagaimana harus bereaksi. Saya sakit dan takut."
Uterus didelphys dihubungkan dengan dua saluran rahim (serviks) terpisah. Dalam beberapa kasus, mereka juga memiliki vagina ganda.
Setiap rahim ini terkait dengan tuba falopi yang langsung menghubungkan pada ovarium. Pasien dengan rahim ganda memerlukan perhatian khusus selama kehamilan untuk mencegah kelahiran prematur.
"Saya tidak pernah mendengar hal seperti ini sebelumnya," ujar Devi. "Saya mencari tahu tentang kelangkaan dan tingkat keparahan kondisi setelah saya melahirkan. "
Wajar jika Devi kagum sekaligus heran karena ia hampir tidak mengalami masalah apapun saat melahirkan anak pertamanya empat tahun lalu. Selama proses melahirkan, dokter menemukan bahwa usia kehamilan Devi berselang satu bulan.
Dua bayi Devi dilahirkan secara caesar di rumah bersalin Mati Sadan Parijat, Muzaffarpur. Ahli kandungan (Ginekologi), dr. Dipti Singh, menyampaikan bahwa berat masing-masing bayi kembar ini adalah 1,93 kg dan 1,5 kg.
"Saya sangat senang dan merasa bangga telah bertahan melalui ini," lanjut Devi. "Ketika saya diberitahu bahwa saya memiliki bayi kembar, saya pikir mereka akan terlihat sama, tapi saya senang mereka terlihat berbeda. Saya ingin berterima kasih kepada Tuhan karena memberikan saya hidup baru."
"Kehamilan seperti ini sangat fatal bagi ibu dan anak," kata dr. Singh yang menangani Devi. "Karena bisa menimbulkan risiko keguguran, persalinan prematur dan bayi dengan berat badan di bawah rata-rata. Syukurlah karena pada proses persalinan, Rinku dalam keadaan yang sangat sehat serta pertumbuhan bayi di dalam kedua rahimnya pun sangat baik."
Berikut gambar Rinku dan bayi kembarnya:
(wk/)