Belut Berusia 200 Juta Tahun Ditemukan di Dekat Filipina
Nasional

Belut berwarna coklat kemerahan itu memiliki karakateristik yang mirip dengan belut primitif era Mezozoikum, saat dinosaurus berkeliaran di Bumi.

WowKeren - Sebuah spesies baru jenis belut ditemukan di gua karang bawah laut kedalaman 35 meter lepas pantai negara bagian Palau, Pasifik Barat, sekitar 500 mil dari Filipina. Ahli biologi di Inggris telah mengetahui jika belut tersebut termasuk sangat langka dan pernah hidup di masa primitif. Belut berwarna coklat kemerahan ini memiliki panjang sekitar 4,3 cm. Karakteristiknya mirip dengan belut primitif era Mezozoikum, saat dinosaurus masih berkeliaran di Bumi atau sekitar 200 juta tahun lalu.Makanya, belut ini dikatakan sebagai "fosil hidup".

Kesamaan itu meliputi kepala yang besar dan tidak seimbang, tubuh yang pendek ringkas, insang terbuka seperti kerah baju. Sinar di sirip ekor dan ujung tulang rahang yang disebut premaxilla juga hampir sama. "Ikan kecil berwarna coklat itu memiliki beberapa ciri khas anatomi belut modern," demikian laporan ahli biologi di jurnal Inggris, Proceedings of the Royal Society B.

Dari 819 spesies belut dikelompokkan ke dalam 19 keluarga. Karena penemuan ini tergolong sangat luar biasa, maka belut itu bukan hanya diberikan spesies terpisah, Protoanguilla Palau. Hewan tersebut juga mengisi satu-satunya tempat kosong di keluarga taksonomi yang baru diciptakan, Protoanguillidae.

Nama Protoanguilla terdiri dari kata "protos" yang dalam bahasa Yunani berarti pertama dan "anguilla" dari bahasa Latin berarti belut. Sedangkan Palau menunjukkan tempat temuannya.


Belut ditemukan Maret tahun lalu oleh tim yang dipimpin oleh Masaki Miya dari Natural History Museum and Institute di Chiba, Jepang. Mereka mengumpulkan delapan sampel, dengan ukuran 6-9 cm. Lalu dilakukan pemeriksaan DNA untuk menilai tempat ikan itu di dalam sejarah genetika belut.

"Belut ini tampak begitu aneh, kepala besar dengan tubuh yang relatif pendek dan banyak keunikan dan karakter internal," kata Miya kepada Discovery News. "Belum ada ahli ikan, termasuk kami yang bisa mengidentifikasi sebagai anggota belut yang benar saat pertama kali melihatnya."

Istilah "fosil hidup" diberikan pertama kali oleh Charles Darwin di dalam bukunya On the Origin of Species. Istilah ini mengacu pada gambaran spesies yang telah bertahan hidup selama jutaan tahun dengan memanfaatkan relung stabil sehingga mereka menghadapi sedikit tekanan untuk berevolusi.

Berikut identifikasi belut langka tersebut:

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait