Pemilik slogan "Sesuatu" ini meminta Presiden SBY mengambil tindakan agar kasus perkosaan itu tidak terjadi lagi.
- Tim WowKeren
- Kamis, 22 September 2011 - 11:19 WIB
WowKeren - Kasus perkosaan yang terjadi di angkutan kota di Jakarta memicu perhatian Syahrini. Pelantun single remake "Aku Tak Biasa" itu menyarankan agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turun tangan mengatasi kasus tersebut.
"Aku mau kasih pesan Pak SBY yang terhormat, tolonglah buat negara ini jadi negara yang 'Sesuatu'," kata Syahrini dengan slogan populernya. "Tolong diperhatikan, semoga kejadian itu tidak terjadi lagi dan bagi pemakai rok mini atau pekerja juga enggak mengalami kejadian serupa."
Syahrini juga mengaku setuju dengan peraturan baru pemerintah agar angkot-angkot di Jakarta tidak memakai kaca film yang gelap. "Hal itu akan mengurangi kejahatan. Aku sebagai wanita sangat miris sekali kok bisa diperkosa dalam angkot," kata mantan rekan duet Anang Hermansyah itu.
Soal rok mini yang jadi penyebab kasus perkosaan, Syahrini langsung menyanggah kesimpulan itu. "Aku tidak setuju karena kembali lagi ke orangnya masing-masing. Kalau ada niat jahat juga pasti ada saja," kata penyanyi yang kerap berpakaian seksi itu.
Terkait kasus perkosaan, baru-baru ini Polda Metro Jaya merilis data tentang jumlah kasus perkosaan dari awal Januari hingga September 2011. Penyebab utamanya bukan karena rok mini melainkan disebabkan penggunaan minuman keras. Angka kasus perkosaan tersebut meningkat dari tahun sebelumnya. Tahun ini kasus tersebut berjumlah 41 sedangkan tahun 2010 berjumlah 40 kasus.
"Korban perkosaan karena miras rata-rata usianya 20 tahun ke atas," kata Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya, Kombes Sujarno. "Sebagian besar kasus perkosaan terjadi di rumah. Yang di dalam angkot tercatat hanya dua kasus."
(wk/)