Pasangan ini takluk dari unggulan pertama asal China setelah Bona mengalami cedera punggung.
- Tim WowKeren
- Senin, 26 September 2011 - 09:41 WIB
WowKeren - Harapan Indonesia untuk bisa membawa pulang satu trofi dari Japan Open Superseries 2011 pupus sudah. Satu-satunya wakil yang tersisa melalui ganda putra, Muhammad Ahsan/Bona Septano, gagal di partai puncak.
Ahsan/Bona takluk dari tangan pasangan unggulan pertama asal China, Cai Yun/Fu Haifeng. Ahsan/Bona menyerah dua game 13-21 dan 21-23 dalam pertandingan yang berlangsung selama 45 menit dan membawa Cai/Fu menjadi kampiun sekaligus mempertahankan gelar mereka.
Di set pertama, Ahsan/Bona sepertinya belum menemukan irama permainan. Selain itu, unggulan keempat ini terlalu banyak melakukan kesalahan sendiri sehingga Cai/Fu dengan mudah melesat memimpin 19-12 dan menyudahi dengan skor 21-13.
Ahsan/Bona mencoba bangkit pada game kedua. Meski sempat tertinggal 11-14, Ahsan/Bona berhasil menyamakan kedudukan dan bahkan memimpin hingga 16-14. Namun sayang, pada saat kedudukan 18-16, Bona mengalami masalah pada punggungnya.
Pertandingan terhenti beberapa waktu untuk memberikan kesempatan Bona mendapat perawatan medis dengan diberi penahan rasa sakit. Kondisi ini membuat Cai/Fu di atas angin dan berhasil merebut 3 poin berturut-turut.
Saat skor 19-20, lagi-lagi Ahsan/Bona sempat menyamakan kedudukan dan memaksakan terjadinya deuce. Namun, Cai/Fu yang tampil agresif terus melakukan tekanan dengan smash-smash keras dan akhirnya menutup laga 23-21 setelah pukulan Ahsan gagal menyeberangi net.
Dengan keberhasilan Cai/Fu, China merebut empat gelar juara dari turnamen Jepang Terbuka Superseries. Satu-satunya gelar yang terlepas di ganda campuran yang dimenangi oleh ganda campuran Taiwan, Chen Hung Ling/Cheng Wen Hsing.
(wk/)