Simon mengaku kekalahannya melawan Du Pengyu itu akibat kondisi fisik yang belum pulih setelah sakit.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 07 Januari 2012 - 08:28 WIB
WowKeren - Indonesia harus pulang dengan tangan kosong setelah wakil-wakil andalan tumbang di ajang Korea Open Super Series Premier 2012. Satu-satunya tunggal putra Indonesia yang masih tersisa, Simon Santoso, gagal di perempatfinal setelah melawan Du Pengyu dengan skor 16-21 dan 19-21.
"Kali ini saya kalah kuat karena kondisi fisik belum pulih 100 persen setelah sakit. Saya tidak mau menjadikan ini sebagai alasan tetapi kenyataannya memang ada pengaruhnya pada permainan tadi," kata Simon usai pertandingan di Seoul Olympic Gymnasium, Jumat (6/1). "Lawan memang bermain lebih baik dari saya, dia ulet sekali. Sebenarnya bola-bola lawan tidak terlalu berbahaya, pukulan stroke juga masih unggul saya. Tetapi fisik saya tidak mendukung sehingga tidak bisa fokus dan pukulan saya tidak akurat, sering mati sendiri."
Selain Simon, harapan terakhir Indonesia untuk melaju ke semifinal juga kandas setelah pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir kalah dari Lee Yong Dae/Ha Jung Eun. Di set pertama, perolehan angka Tontowi/Liliyana tak pernah melewati angka Lee/Ha. Sempat tertinggal hingga angka 7-14, Tontowi/Liliyana akhirnya kalah 16-21.
Mereka kemudian membalas kekalahan dengan kemenangan 21-15 di set kedua. Namun kemenangan tersebut gagal diraih ketika mereka tumbang di set penentuan. Tontowi/Liliyana akhirnya menutup pertandingan dengan kekalahan skor 16-21.
(wk/)