Karena memerankan sosok pemikir bernama Woko, Tora pun dilarang tertawa saat berakting untuk film pendek bertema korupsi yang diproduksi KPK.
- Tim WowKeren
- Jumat, 27 Januari 2012 - 13:45 WIB
WowKeren - Publik mengenal Tora Sudiro sebagai sosok yang lucu dan suka melawak di hampir setiap kesempatan. Namun apa jadinya jika ia dituntut untuk berperan sangat serius dalam sebuah film. Aktor "Arisan! 2" ini pun mengaku merasa kesulitan saat harus bermain dalam film pendek produksi KPK berjudul "Kita Versus Korupsi".
"Aku berperan sebagai Woko, orangnya pemikir, susah banget deh," ujar Tora. "Ya itu kendala juga, nggak boleh bercanda."
"Terus syuting di Bogor hujan," tambah Tora. "Terus anaknya selalu menangis kalau dipegang sama aku."
Meski mengaku kesusahan, namun pemain "Perempuan-Perempuan Liar" ini tetap semangat berakting dalam film tersebut. Tora mengaku ia ingin ikut memberikan kontribusinya untuk kemajuan Indonesia.
"Memang sudah antusias banget," ujar Tora. "Karena ini salah satu yang bisa aku berikan untuk Indonesia. Film ini acuan para koruptor agar lebih berhati-hati."
Dalam film tersebut, Tora berperan sebagai Woko seorang penjaga gudang yang jujur. Dikisahkan meski miskin dan membutuhkan uang untuk anaknya, Woko tak mau menerima suap dari para penimbun beras.
"Kita Versus Korupsi" merupakan film omnibus yang diarahkan empat sutradara, yakni Ine Febriyanti ("Selamat Siang, Risa!"), Emil Heradi ("Rumah Perkara"), Lasja F. Susantyo ("Aku Padamu") dan Chairun Nissa ("Psssttt, Jangan Bilang Siapa-Siapa"). Selain Tora, film yang hanya akan diputar di sekolah-sekolah ini dibintangi oleh Nicholas Saputra Revalina S. Temat Ringgo Agus Rahman dan Dominique Diyose.
(wk/)